Kapal Ferry Beralih Gunakan Listrik, ASDP Rasakan Penghematan

    Suci Sedya Utami - 21 September 2021 22:15 WIB
    Kapal Ferry Beralih Gunakan Listrik, ASDP Rasakan Penghematan
    Ilustrasi kapal feri - - Foto: Medcom/ Rhobi Shani



    Jakarta: PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate menyatakan mendapat manfaat positif dari hadirnya anjungan listrik mandiri (ALMA)  dan program Electrifying Marine PLN di Pelabuhan Ferry Bastion Ternate.

    General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate Yulianto mengatakan bahwa dengan menggunakan ALMA, kapal-kapal dapat meningkatkan efisiensi dari sisi lifetime suku cadang serta penggantian oli mesin yang lebih panjang, dikarenakan tidak perlu menyalakan mesin saat kapal bersandar di pelabuhan.  Ia bilang para kru ABK juga merasa nyaman dikarenakan tidak ada suara bising ketika kapal bersandar di pelabuhan.

     



    "Di samping itu juga kami harap ini pun berdampak dari sisi efisiensi bahan bakar karena sudah menggunakan listrik dari darat ketika kapal bersandar," kata Yulianto dalam keterangan resmi, Selasa, 21 September 2021.

    Ke depan, Yulianto berharap anjungan listrik mandiri ini dapat diterapkan di pelabuhan-pelabuhan lain di wilayah Maluku Utara. Dengan begitu, kapal-kapal yang sandar dapat menginap dan memanfaatkan listrik PLN.

    Merespons pemintaan pengguna, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Adams Yogasara mengatakan akan berupaya menambah keberadaan ALMA di Maluku dan Maluku Utara. Pasalnya, sebagai wilayah kepulauan, Maluku dan Maluku Utara banyak memiliki dermaga dan pelabuhan.

    Menurut Adams, hal ini tak lain untuk dapat mendukung kegiatan ekonomi termasuk pada sektor perikanan dan kelautan.

    "Oleh karenanya, kami berkomitmen untuk mendukung kegiatan ekonomi di pelabuhan maupun dermaga dengan menghadirkan ALMA sebagai pemenuhan energi listrik para pengguna jasa pelabuhan yang tentunya lebih ramah lingkungan dan efisien," jelas Adams.


    Pembangunan ALMA merupakan bentuk konkret pelaksanaan program Electrifying Marine PLN. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan pada sektor perikanan laut guna memenuhi kebutuhan layanan listrik temporer seperti penerangan kapal, cold storage, serta kebutuhan listrik lainnya di lokasi dermaga, pelabuhan hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

    Total PLN telah menyediakan empat ALMA di Maluku dan Maluku Utara antara lain di Pelabuhan Ferry Bastiong Ternate, Pelabuhan Ferry Galala Ambon, Pelabuhan Hunimua Maluku Tengah dan Pelabuhan Waipirit Seram Bagian Barat.

    Adapun keempat ALMA tersebut menyerap biaya investasi total senilai Rp270,4 juta dengan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 48 persen sebagai komitmen untuk mendukung industri nasional.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id