comscore

Menaker: Pekerja Gunakan Subsidi Upah untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Desi Angriani - 03 Desember 2021 15:26 WIB
Menaker: Pekerja Gunakan Subsidi Upah untuk Kebutuhan Rumah Tangga
Ilustrasi subsidi upah. Foto : AFP.
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, menemui sejumlah pekerja yang menerima bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) di Pulau Dewata. Para penerima subsidi mengaku menggunakan bantuan tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Mereka bilang bantuan subsidi dipakai untuk keperluan macam-macam, seperti kebutuhan rumah tangga dan lain-lain. Intinya mereka mengaku merasakan manfaatnya, mereka sangat terbantu dengan adanya BSU ini," ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Desember 2021.

 



Menaker menjelaskan pemberian bantuan subsidi upah sebagai bentuk apresiasi kepada pekerja yang sudah terdaftar atau aktif bekerja dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.

"Bantuan ini juga dapat meningkatkan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya transformasi menuju Indonesia maju," jelasnya.

Sementara itu,  Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan disebut memberikan manfaat bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam bentuk uang tunai.

Selain memberikan manfaat dalam bentuk uang tunai, katanya, program JKP juga memberikan akses informasi pasar kerja dan pelatihan bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan.

"Dalam program ini, Pemerintah menggandeng BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah ingin terus memberikan manfaat kepada teman-teman pekerja," pungkas dia.

Sebelumnya, pemerintah akan memperluas penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,6 triliun. Alokasi anggaran perluasan BSU diperoleh dari sisa dana yang disediakan pemerintah sebesar Rp8,7 triliun.

BSU diperluas dengan sasaran 1,6 juta pekerja dengan kriteria penerima subsidi upah tidak berubah dari gelombang sebelumnya:


Saat ini berlaku 5 kriteria penerima bantuan subsidi upah, yakni:


Warga Negara Indonesia.
Peserta aktif program BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2021.
Memiliki upah maksimal Rp3,5 juta.
Bekerja di daerah PPKM level 3 dan 4.
Diutamakan bekerja di sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate perdagangan dan jasa, kecuali pendidikan dan kesehatan.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id