comscore

Wamendag Ajak Kemendes PDTT Bangkitkan Kembali Kejayaan Aspal Buton

Husen Miftahudin - 01 Juni 2021 08:12 WIB
Wamendag Ajak Kemendes PDTT Bangkitkan Kembali Kejayaan Aspal Buton
Ilustrasi aspal. Foto: dok MI/Ramdani.
Buton: Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menilai perlu upaya serius untuk membangkitkan kembali aspal Buton agar bisa berjaya seperti dulu. Aspal Buton harus dikelola agar punya daya saing yang kuat melawan aspal-aspal sintetis yang lain.

Oleh karena itu, sebut Jerry, perlu dukungan teknologi pemprosesan, logistik, transportasi, dan perdagangan. Dukungan tersebut harus diperkuat agar meningkatkan daya saing aspal Buton.
"Pada intinya pengguna ingin aspal yang berkualitas dan harganya kompetitif. Untuk itu di sektor produksi perlu didukung dengan teknologi yang bagus, dan kami di perdagangan mendukung dengan sistem logistik, pemasaran, dan akses pasar yang luas," kata Jerry dalam keterangan resminya, Selasa, 1 Juni 2021.

Jerry bercerita bahwa aspal Buton terkenal sejak zaman kolonial Belanda, bahkan Buton selalu dikaitkan dengan aspal. Namun pada perkembangannya, aspal sintetis lebih banyak digunakan sehingga penggunaan aspal Buton mengalami penurunan.

Bupati Buton La Bakry sepakat dengan Jerry. Ia pun bertekad untuk membangkitkan kembali aspal Buton. Apalagi aspal Buton dikenal dengan kualitas yang bagus dan durability yang lama.

"Kami butuh dukungan, dan berharap agar pemerintah pusat bisa bersama mengembalikan kembali kejayaan aspal Buton sehingga bisa memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Terkait hal tersebut, Jerry melihat perlunya kerja sama dengan lembaga-lembaga pemerintahan dan swasta. Dalam hal ini, ia berharap terjadi sinergi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) dalam hal pemasaran aspal Buton.

"Kita mulai dari yang dekat dulu. Di Kemendes kan ada dana desa. Kita tanya, bisa tidak salah satu penggunaan dana desa untuk pembangunan infrastruktur yang memakai aspal Buton," tanya Jerry.

Direktur Promosi dan Investasi Desa Kementerian Desa PDTT Supriyadi menjawab, sangat memungkinkan jika dana desa digunakan untuk pembangunan infrastruktur memakai aspal Buton. Jika itu diwujudkan, maka dana desa akan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Dana desa Kembali ke desa, dan bahkan bisa bermanfaat maksimal untuk pembangunan daerah. Apalagi aspal Buton juga merupakan produk daerah. Dengan memakai aspal Buton untuk pembangunan jalan di desa-desa, berarti perputaran dana desa akan kembali ke daerah. Jadi antardaerah bisa saling support dalam mengoptimalkan penyerapan dana desa tersebut," tegas Supriyadi.

Adapun kebutuhan aspal nasional dalam setahun terakhir ini mencapai 1,5 juta ton. Buton berharap bisa mengisi sebagian dari kebutuhan itu, untuk itu diperlukan pengolahan yang memadai.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id