Blak-Blakan Impor Beras, Erick: Karena Salahnya Kebijakan Data

    Suci Sedya Utami - 02 Juni 2021 11:42 WIB
      Blak-Blakan Impor Beras, Erick: Karena Salahnya Kebijakan Data
    Beras Bulog. Foto : MI.



    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka-bukaan mengenai impor beras yang masih dilakukan oleh pemerintah.

    Dalam tayangan podcast yang dilansir dari akun Youtube Deddy Corbuzier, Rabu, 2 Juni 2021, Erick mengatakan impor masih dilakukan bukan karena kualitas beras Indonesia kalah saing dengan beras produksi negara lain.

     



    "Enggak karena kualitas, kita enggak bisa sebagus impor," kata Erick.

    Namun kata Erick, karena kebijakan data yang salah. Ia mengatakan belum adanya data produksi dan kebutuhan yang jelas sehingga terjadi selisih dan harus dipasok dari impor.

    "Karena kebijakan, kebijakan antara impor dan produksi enggak pernah dijadiin satu titik. Pak Jokowi kemarin bilang data enggak pernah dijadikan satu, program satu data harus terjadi, kalau enggak bisa jadi grey area," tutur dia.

    Demikian juga dengan data pupuk. Ia bilang saat ini porsi pupuk nonsubsidi sudah jauh lebih tinggi yakni sekitar 53-57 persen, sedangkan porsi pupuk subsidi sekitar 43-47 persen. Namun anggaran pupuk subsidi nik dari Rp19 triliun menjadi Rp33 triliun. Ia bilang teorinya kalau jumlah penerima makin kecil, maka subsidinya berkurang.

    "Maka dengan satu data ini kita harus perbaiki," jelas Erick.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id