Survei BI: Kinerja Penjualan Eceran Maret 2021 Membaik

    Husen Miftahudin - 11 Mei 2021 14:46 WIB
    Survei BI: Kinerja Penjualan Eceran Maret 2021 Membaik
    Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan pada Maret 2021. Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Maret 2021 tercatat sebesar 187,9 atau tumbuh 6,1 persen (mtm), meningkat dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang negatif 2,7 persen (mtm).

    Peningkatan tersebut terjadi pada seluruh kelompok terutama Subkelompok Sandang, Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, serta Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor masing-masing sebesar 8,4 persen (mtm), 2,5 persen (mtm), dan 8,1 persen (mtm) atau meningkat dari minus 8,7 persen (mtm), minus 8,6 persen (mtm), dan negatif 2,0 persen (mtm) pada bulan sebelumnya.

     



    "Responden menyampaikan bahwa peningkatan penjualan eceran tersebut sejalan dengan permintaan masyarakat yang menguat menjelang bulan Ramadan, disertai oleh kondisi musim dan cuaca yang mendukung," jelas hasil survei tersebut yang diungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Selasa, 11 Mei 2021.

    Kinerja penjualan eceran secara tahunan juga membaik sebesar minus 14,6 persen (yoy) dari bulan sebelumnya negatif 18,1 persen (yoy). Kondisi tersebut didorong oleh membaiknya penjualan pada seluruh kelompok, terutama Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang tercatat positif sebesar 3,2 persen (yoy), serta kelompok lainnya yang menunjukkan perbaikan.

    "Meski masih terkontraksi seperti Kelompok barang Lainnya, khususnya  Subkelompok Sandang dan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi sebesar minus 17,1 persen (yoy), minus 10,8 persen (yoy), seera minus 41,9 persen (yoy)," urai dia.

    Sementara pada April 2021, kinerja penjualan eceran baik secara bulanan maupun tahunan diprakirakan meningkat. Indeks Penjualan Riil April 2021 diprakirakan sebesar 209,3 atau secara bulanan tumbuh 11,4 persen (mtm) dari 6,1 persen (mtm) pada bulan sebelumnya.

    Bank sentral menyebutkan bahwa peningkatan penjualan eceran diprakirakan sejalan dengan daya beli masyarakat yang meningkat saat Ramadan, keadaan musim dan cuaca yang mendukung, serta banyaknya program diskon.

    "Sebagian besar kelompok diprakirakan mengalami peningkatan penjualan terutama pada kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 13,6 persen (mtm); Peralatan Informasi dan Komunikasi sebesar 5,1 persen (mtm); serta Barang Lainnya sebesar 12,6 persen (mtm) khususnya subkelompok Sandang sebanyak 13,8 persen (mtm)," ucap Erwin.

    Secara tahunan, penjualan eceran April 2021 juga diprakirakan meningkat sebesar 9,8 persen (yoy) dari sebelumnya negatif 14,6 persen (yoy). Peningkatan penjualan eceran diprakirakan terjadi pada seluruh kelompok komoditas.

    "Terutama pada Kelompok Barang Lainnya khususnya Subkelompok Sandang sebesar 53,7 persen (yoy), Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 39,8 persen (yoy), serta Kelompok Makanan Minuman dan Tembakau yang sebesar 17,6 persen (yoy)," tutup Erwin.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id