Eks Gubernur BI Harap UU Cipta Kerja Berikan Relaksasi Pendirian Koperasi

    Medcom - 14 Oktober 2020 10:45 WIB
    Eks Gubernur BI Harap UU Cipta Kerja Berikan Relaksasi Pendirian Koperasi
    Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdulah. Foto: MI/ Sumaryanto.
    Jakarta: Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja diharap dapat memberikan relaksasi dalam perizinan pendirian koperasi. Utamanya syarat awal jumlah anggota koperasi.
     
    Mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengatakan, UU Cipta kerja merupakan upaya penyederhanaan aturan investasi yang tumpang-tindih. Dia berharap dengan adanya UU itu perizinan pendirian koperasi dari yang semula harus sekurang-kurangnya 20 orang menjadi cukup Sembilan orang. Karena di negara-negara Amerika Utara, badan usaha koperasi dapat didirikan hanya oleh tiga orang.
     
    "Tinggal nanti dalam pelaksanaanya perlu didukung dan dikawal sedemikian rupa dengan berbagai aturan pelaksanaan sehingga para pendiri koperasi tersebut tetap berpegang pada jatidiri koperasi, yaitu organisasi ekonomi yang berwatak sosial," kata Burhanuddin, Rabu, 14 Oktober 2020.
     
    Dia mengungkapkan pembinaan koperasi dan UMKM yang dilakukan beberapa waktu lalu hanya menjadi alat politik. Koperasi dan UMKM semakin terpinggirkan, serta perannya dalam perekonomian terlalu kecil.
     
    "Kita ingin meningkatkan pangsa UMKM dalam pembentukan PDB dari 60 persen menjadi 65 persen lebih. Ini membutuhkan investasi. Investasi itu akan meningkatkan proses pertambahan nilai (added value) yang meningkatkan PDB, membuka kesempatan kerja terutama di perdesaan, meningkatkan taraf hidup masyarakat, sekaligus mendekatkan kesenjangan," ujarnya.
     
    Burhanuddin menyebut koperasi perlu dibina, dan penguatan kemitraan bagi UMKM yang digunakan sebesar-besarnya untuk membuka investasi dan menciptakan lapangan kerja.
     
    "Memang tidak ada pernyataan spesifik bahwa koperasi atau komunitas dapat berusaha di bidang misalnya rumah sakit, kelistrikan dan utilitas masyarakat lainnya. Namun, bila peluang yang ada sekarang dapat dilaksanakan oleh koperasi dengan 'amanah', maka kesempatan lain mestinya juga akan dibuka," kata Burhanuddin.

    (FZN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id