Jamin Ketersediaan Air, Bendungan Sindangheula Penuhi Irigasi 1.280 Ha Sawah di Serang

    Husen Miftahudin - 06 Maret 2021 14:00 WIB
    Jamin Ketersediaan Air, Bendungan Sindangheula Penuhi Irigasi 1.280 Ha Sawah di Serang
    Bendungan Sindangheula di Banten, Jawa Barat - - Foto: dok Antara



    Jakarta: PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP berhasil menuntaskan pembangunan konstruksi proyek Bendungan Sindangheula yang berlokasi di Provinsi Banten. Proyek pembangunan bendungan tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    "Kita harapkan bendungan ini memberikan nilai tambah yang besar bagi para petani di Banten dalam menjamin ketersediaan air yang cukup sehingga semakin produktif dan bisa menjaga ketahanan pangan," ujar Jokowi dalam sambutan peresmian yang dikutip Sabtu, 6 Maret 2021.






    Sementara itu, Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengungkapkan kehadiran Bendungan Sindangheula juga memiliki dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Serang, di Provinsi Banten. Pasalnya, bendungan tersebut menjamin ketersediaan air dan dapat memberikan manfaat irigasi terhadap 1.280 hektare (ha) sawah yang terdapat di Serang.

    "Tidak hanya itu, bendungan Sindangheula ini juga akan menyediakan kebutuhan air baku bagi daerah industri yang sedang berkembang di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Banten di mana bendungan ini mampu menyediakan kebutuhan air baku hingga 0,80 meter kubik per detik," paparnya.

    Menurutnya, kehadiran bendungan ini juga bermanfaat bagi pengendalian banjir dan juga berfungsi sebagai pembangkit listrik. Selain itu, bendungan Sindangheula ini juga dapat memberikan nilai tambah sebagai kawasan wisata air yang dapat dinikmati oleh para wisatawan lokal, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar bendungan.

    "Perseroan bangga dapat menyelesaikan pembangunan proyek bendungan tersebut tepat waktu sesuai dengan target yang ditetapkan dan kualitas terbaik," papar Novel.

    Bendungan Sindangheula dibangun oleh konsorsium PTPP bersama dengan PT Hutama Karya (Persero) yang tergabung. Konsorsium tersebut dipercaya Kementerian PUPR untuk mengerjakan pembangunan Bendungan Sindangheula yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp427 miliar.

    Pembangunan Bendungan Sindangheula dikerjakan dengan masa pelaksanaan selama 38 bulan secara multiyears, yang dimulai sejak 2015 dan memiliki masa pemeliharaan selama 12 bulan. Proyek pembangunan ini memiliki lingkup pekerjaan konstruksi.

    Antara lain, pembangunan main dam, saddle dam, jalan akses, jembatan pelayanan, akses operasional & pemeliharaan, spillway, serta akses mercu spillway. Proyek pembangunan Bendungan Sindang Heula yang berlokasi di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten ini didanai oleh APBN.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id