Dine In Restoran Tarik Masyarakat Berkunjung ke Pusat Perbelanjaan

    Ilham wibowo - 30 September 2020 14:47 WIB
    <i>Dine In</i> Restoran Tarik Masyarakat Berkunjung ke Pusat Perbelanjaan
    Pusat Perbelanjaan. Foto : MI/Susanto.
    Jakarta: Layanan dine in atau makan di tempat restoran ibarat magnet yang menarik masyarakat mau berkunjung ke pusat perbelanjaan. Saat ditiadakan, transaksi toko lainnya di gedung yang sama otomatis berkurang.

    "Traffic puller, artinya restoran itu punya peran dalam ekosistem pusat perbelanjaan," kata Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah kepada Medcom.id, Rabu, 30 September 2020.

    Budi menyampaikan bahwa larangan dine in di Jakarta turut menekan omzet pertokoan dan restoran yang tinggal hanya 15 persen. Tak heran jika masyarakat Jakarta hijrah ke restoran di daerah penyangga seperti Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan lantaran punya kebijakan berbeda.

    Menurut Budi, layanan dine in dengan menerapkan protokol kesehatan merupakan satu kesatuan dengan implementasi tata kenormalan baru menghadapi pandemi covid-19. Penanganan wabah bisa dimaksimalkan dengan tetap menjaga eksistensi kegiatan usaha.

    "Misalnya orang belanja baju yang niatnya dia bukan mau makan (dine in), setelah capai belanja, nah baru mau makan. Ada juga yang niat mau makan, abis kenyang mau belanja. Ini kan lingkaran kalau diputus seperti itu ya susah, enggak bisa jalan," ungkapnya.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id