Kementan Dorong UMKM Lokal Sediakan Kebutuhan Pangan Dalam Negeri

    Media Indonesia - 18 November 2020 18:17 WIB
    Kementan Dorong UMKM Lokal Sediakan Kebutuhan Pangan Dalam Negeri
    Ilustrasi penjualan sayur online oleh UMKM lokal - - Foto: MI/ Depi Gunawan
    Jakarta: Kementerian Pertanian mendorong ketersediaan pangan melalui UMKM lokal yang bergerak di sektor pertanian. Hal tersebut demi mewujudkan diversifikasi pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

    Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mengatakan diversifikasi pangan dalam negeri sangat terbuka luas mengingat Indonesia kaya dengan beragam produk pertanian.

    “Kekayaan dan potensi sumber pangan lokal ini harus dioptimalkan untuk mewujudkan kemandirian pangan terlebih menghadapi situasi pandemi covid-19 saat ini,” katanya dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 18 November 2020.

    Agung menjelaskan dalam upaya penguatan UMKM pangan lokal tersebut, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggandeng Rumah Siap Kerja (www.rumahsiapkerja.com). Situs tersebut merupakan platform inovatif pengembangan wirausaha yang menyediakan pelatihan dan diikuti lebih dari 150 UMKM dari seluruh Indonesia.

    “Saya optimistis, dengan kemauan, tekad yang kuat serta kesungguhan usaha para pelaku UMKM, produk pangan lokal yang dihasilkan oleh UMKM akan semakin berkembang dan memiliki daya saing sehingga mampu bertahan dan berkembang di era new normal ini," ungkapnya.

    Sandiaga Uno selaku penggagas RSK, mengatakan kolaborasi Kementan dengan RSK dapat mendorong potensi besar yang dimiliki oleh UMKM pangan lokal dari seluruh Indonesia.

    “UMKM memiliki potensi besar yang didukung dengan kekayaan alam Indonesia yang melimpah, dengan begitu RSK bersama Kementan dapat mendorong potensi yang dimiliki umkm untuk dapat membuka lapangan kerja seluas luasnya," ungkap Sandi.

    Menurutnya tantangan khusus yang paling sulit untuk diselesaikan adalah membangun mental dan karakter pengusaha. Untuk menjadi pengusaha tangguh dan sukses, Sandi menyebut ada lima hal yang perlu diterapkan, yang pertama adalah inovasi.


    Selanjutnya adalah berani ambil risiko, proaktif, integritas, intelektual, passion, dan energi. Sandi menegaskan bahwa untuk menjadi pengusaha UMKM yang tangguh menghadapi berbagai tantangan, perlu meningkatkan keterampilan, mendapatkan pendampingan profesional dan membangun kolaborasi.

    “UMKM adalah pahlawan ekonomi, karena mereka adalah pahlawan pencipta lapangan kerja,” ujarnya.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id