Pemerintah Siapkan Sertifikasi SDM Pariwisata Labuan Bajo

    Desi Angriani - 14 November 2020 19:29 WIB
    Pemerintah Siapkan Sertifikasi SDM Pariwisata Labuan Bajo
    Penataan Puncak Waringin di Labuan Bajo - - Foto: Kementerian PUPR
    Labuan Bajo: Pemerintah menyiapkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) maupun sertifikasi profesi di sektor pariwisata di Labuan Bajo. Hal ini guna mengoptimalkan potensi destinasi pariwisata super prioritas di Tanah Air.

    "Infrastruktur tetap digenjot, tapi ingat harus didukung oleh sumber daya manusia yang unggul. Infrastruktur di Labuan Bajo ini juga sudah didorong habis-habisan dan apabila tidak mendapat dukungan dari SDM manusia yang unggul, pada akhirnya infrastruktur itu tidak akan memberikan dampak dan efek kepada SDM setempat," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 November 2020.

    Ida menambahkan peningkatan kompetensi SDM di destinasi Labuan Bajo, salah satunya melalui UPTP Lombok Timur yang berkonsentrasi pada kejuruan pariwisata. Karena itu, ia mendorong agar peserta pelatihan dapat langsung terserap terutama di wilayah perhotelan di Labuan Bajo.

    "Saya meminta kepada Pak Dirjen Binalattas dan Pak Wagub agar efektivitas dari BLK yang ada di Kupang maupun di Labuan Bajo agar dioptimalkan di 2021, begitupun dengan segala kebutuhan kejuruan yang dibutuhkan, yakni melalui koordinasi dengan PHRI agar bisa identifikasikan kebutuhan kejuruannya seperti apa saja," lanjut Ida.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Nae Soi mengajak PHRI agar bersama melakukan pembangunan di NTT, serta mengkolaborasikan kesiapan pembangunan SDM.

    "Teman-teman di PHRI mari kita kerjasama, kalau teman-teman PHRI ada kesulitan dalam perizinan oleh OPD (organisasi perangkat daerah) silakan menghubungi kami, Menaker Ida datang ke sini untuk mendukung penuh pengembangan kompetensi bagi masyarakat NTT, jadi kalau ada kebutuhan SDM ataupun kebutuhan logistik segera beritahu kami," ungkap Josef.

    Perwakilan PHRI Silvestre dan perwakilan Komodo Resort Agustina mengatakan baru sekitar 25 persen tenaga kerja di sektor pariwisata Labuan Bajo yang memiliki sertifikasi profesi kompetensi di bidangnya.

    "Dengan dioptimalkannya BLK baik milik pemerintah pusat maupun daerah, Kami berharap kualitas kompetensi SDM yang ada di Labuan Bajo ini segera terwujud, dengan dilengkapinya sertifikasi profesi yang diberikan," pungkasnya.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id