LPS Raih Opini WTP dari BPK

    Husen Miftahudin - 08 April 2021 18:40 WIB
    LPS Raih Opini WTP dari BPK
    Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali memperoleh predikat wtp dari bpk. Foto: Dok.MI



    Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Predikat ini diraih LPS ketujuh kalinya secara berturut-turut.

    Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan Tahun 2020 (LHP LK LPS 2020) diserahkan Anggota II BPK Pius Lustrilanang kepada Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa.






    Purbaya mengatakan, capaian ini bisa menjadi penyemangat bagi LPS sebagai salah satu instansi pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja lembaga, terutama dalam hal pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

    "Prestasi ini di samping membanggakan bagi kami, juga menjadi motivasi bagi LPS untuk terus meningkatkan kinerja lembaga sehingga opini Laporan Keuangan dapat terus dipertahankan," ungkap Purbaya dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 April 2021.

    Purbaya menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang LPS Nomor 24 Tahun 2004, LPS mempunyai fungsi menjamin simpanan nasabah penyimpan dan turut aktif memelihara stabilitas sistem perbankan. Fungsi dan tugas LPS saat ini menjadi semakin penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

    Hal tersebut ditandai dengan diperkuatnya peran LPS dari semula paybox plus di awal pendirian LPS, menjadi loss minimizer dan kemudian menjadi risk minimizer melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020.

    "Dalam menjalankan fungsi dan tugas LPS tersebut, kami selalu berkoordinasi dengan BPK sebagai Lembaga Tinggi Negara yang memiliki kewenangan sesuai Undang-Undang BPK Nomor 15 Tahun 2006 untuk melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh instansi pemerintah termasuk LPS," paparnya.

    Dalam kesempatan tersebut Purbaya juga menyampaikan apresiasi kepada BPK, dan berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan, sehingga dapat terus mendorong perbaikan kinerja LPS.

    "Kami menyikapi masukan dari BPK secara sangat serius. Jadi kami tidak mau melihat pekerjaan rumah yang menumpuk, jadi sekali lagi saya minta kepada seluruh lingkup LPS agar bekerja lebih keras," tutup Purbaya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id