Menteri Trenggono Siap Tindak Tegas Kapal Ikan Raksasa Pengguna Cantrang

    Suci Sedya Utami - 22 April 2021 22:42 WIB
    Menteri Trenggono Siap Tindak Tegas Kapal Ikan Raksasa Pengguna Cantrang
    Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono. Foto: Dok. KKP



    Natuna: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan pihaknya akan menindak tegas kapal-kapal penangkap ikan yang melanggar aturan saat beroperasi, baik itu kapal Indonesia maupun kapal ikan berbendera asing.

    Trenggono mendengarkan keluhan para nelayan Natuna yang mendapati kapal-kapal ukuran lebih besar dari 30 gross ton (GT) dengan alat tangkap tidak ramah lingkungan atau cantrang yang beroperasi di bawah 30 mil laut Perairan Natuna.






    Trenggono memahami keresahan nelayan Natuna sebab penangkapan ikan di wilayah yang bukan seharusnya berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan setempat. Untuk itu, dia meminta mereka untuk segera melaporkan ke petugas patroli PSDKP bila menemukan kapal-kapal penangkapan ikan ukuran besar yang menyalahi aturan.

    "Ini langsung dicatat nomor direktur patrolinya," kata Trenggono di SKPT Natuna, Kamis, 22 April 2021.

    Sepanjang tahun ini, tim patroli PSDKP KKP menangkap 80 kapal yang terdiri dari kapal ikan berbendera asing dan kapal Indonesia pelanggar aturan. Sedangkan untuk mengawasi wilayah perairan Natuna saja, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengerahkan sembilan unit kapal pengawas.

    Saat ini KKP juga sedang menata pengelolaan subsektor perikanan tangkap. Kebijakan pendukung tengah digodok dan harapannya dapat diimplementasikan pada Juni 2021 sebagai dorongan dalam memberantas praktik ilegal di laut seperti illegal fishing, destructive fishing, hingga penangkapan ikan di luar ketentuan.

    Trenggono menuturkan, tata kelola perikanan tangkap ke depannya bertujuan pada peningkatan penerimaan negara, perbaikan infrastruktur perikanan, hingga kesejahteraan bagi para nelayan. Sejalan dengan itu, prinsip keberlanjutan tetap menjadi pegangan.

    "Selain persoalan alat tangkap, bagaimana nelayan bisa berjaya juga kami pikirkan. Ini yang jauh lebih penting. Pertama kita jaga wilayah, penjagaan diperkuat, illegal fishing diberantas, tapi di sisi lain ada penataan," pungkas dia.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id