Begini Ketentuan Pengadaan Vaksin Covid-19 Melalui Kerja Sama Internasional

    Eko Nordiansyah - 29 Oktober 2020 11:09 WIB
    Begini Ketentuan Pengadaan Vaksin Covid-19 Melalui Kerja Sama Internasional
    Vaksin Covid-19. Foto : Medcom.id.
    Jakarta: Pemerintah membuka peluang kerjasama dengan lembaga/badan internasional untuk pengadaan vaksin covid-19. Kerja sama dilakukan dengan lembaga/badan internasional yang melakukan penawaran atau kerjasama penelitian, produksi, dan/atau penyediaan vaksin covid- 19.

    Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang telah diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo.

    Dilansir Medcom.id, Kamis, 29 Oktober 2020, lembaga/badan internasional yang dimaksud meliputi The Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), The Global Alliance for Vaccines and Immunizations (GAVI), dan/atau lembaga/badan internasional lainnya.

    "Jenis dan jumlah pengadaan vaksin covid-19 melalui kerjasama ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dengan memperhatikan pertimbangan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional," bunyi Pasal 7 Ayat 3 Perpres tersebut.

    Dalam Perpres ini juga diatur bahwa kerja sama dengan lembaga/badan internasional seperti CEPI dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri setelah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

    Dalam rangka kerja sama, Kementerian Luar Negeri dapat membayarkan sejumlah dana yang diperlukan atau dipersyaratkan oleh lembaga/badan internasional tersebut setelah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

    Sementara kerja sama dengan lembaga/badan internasional dengan GAVI atau lembaga/badan internasional lainnya dilakukan oleh Kementerian Kesehatan. Sama seperti sebelumnya, Kementerian Kesehatan juga dapat membayarkan sejumlah dana yang diperlukan atau dipersyaratkan oleh lembaga/ badan internasional tersebut.

    Selain itu, pelaksanaan kerja sama dengan lembaga/badan internasional dengan GAVI atau lembaga/badan internasional lainnya dapat dilakukan melalui penugasan kepada badan usaha milik negara yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id