Padi Hitam Organik Mulai Dikembangkan Pemprov Babel

    Antara - 26 Oktober 2020 20:38 WIB
    Padi Hitam Organik Mulai Dikembangkan Pemprov Babel
    Padi. Foto ; MI.
    Pangkalpinang: Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan pertanian padi hitam organik, guna meningkatkan ekspor beras hitam ke Jepang yang akan berdampak baik terhadap kesejahteraan petani di daerah itu.

    "Pada tahun ini, kita mengembangkan 25 hektare (ha) padi hitam organik di Desa Kemuja Kabupaten Bangka," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djona, dikutip dari Antara, Senin, 26 Oktober 2020.

    Ia mengatakan pengembangan padi hitam organik ini, karena permintaan ekspor, khususnya Jepang yang tinggi, sehingga petani tidak lagi kesulitan memasarkan hasil pertaniannya, karena beras hitam ini telah ada pangsa pasarnya.

    "Pada tahun ini 25 ha dan tahun depan akan ditambah lagi 50 hektare, sehingga produksi beras hitam tanpa kimia ini semakin meningkat," ujarnya.

    Menurut dia dalam meningkatkan produksi beras ini, pemerintah provinsi akan membangun irigasi dan embung untuk mendorong petani untuk melakukan penanaman dua hingga tiga kali setahun.

    "Selama ini, petani hanya melakukan penanaman padi sekali dalam setahun disaat musim hujan saja, sehingga produksi yang diperoleh petani kurang memadai dan hanya cukup untuk memenuhi permintaan pasar lokal," katanya.

    Oleh karena itu, ia berharap Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar dapat menyinergikan kegiatan-kegiatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) berupa lumbung, irigasi, dan saluran cacing.

    "Saya berharap semua kegiatan dapat berjalan lancar agar dapat meningkatkan ketahanan pangan bagi Bangka Belitung," katanya.

    Kabid Prasarana Sarana Pertanian dan Penyuluhan Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Babel, Asdianto mengatakan bahwa beras hitam organik ini sudah memiliki pangsa pasar yang jelas yaitu Jepang.

    "Penanaman sawah organik merupakan langkah yang tepat, karena Bangka Belitung merupakan daerah potensial untuk mengembangkan sawah organik, yang mana untuk membuka sawah organik dibutuhkan lahan baru yang belum terkontaminasi oleh bahan kimia," katanya.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id