Survei: 18 Juta Orang Diperkirakan Ngotot Mudik Lebaran

    Antara - 05 Mei 2021 14:41 WIB
    Survei: 18 Juta Orang Diperkirakan Ngotot Mudik Lebaran
    Ilustrasi masyarakat mudik sebelum masa pelarangan - - Foto: Antara/ Fauzan



    Jakarta: Survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan sebanyak 18 juta orang atau sekitar tujuh persen masyarakat akan tetap pulang ke kampung halaman meski pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik.

    Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan jika tidak ada larangan mudik, sebanyak 33 persen masyarakat akan mudik. Namun, jumlahnya menurun ketika ada opsi larangan menjadi sebanyak 11 persen.






    "Setelah dilakukan pelarangan, turun jadi tujuh persen. Itu pun cukup banyak yaitu 18 juta. Kita, satgas, selalu ingin melakukan upaya-upaya sosialisasi tiada henti agar yang tujuh persen ini turun menjadi jumlah yang lebih sedikit sehingga kita bisa me-manage dan polisi bisa melakukan penyekatan dengan berwibawa tapi humanis," katanya dalam sebuah webinar di Jakarta, Rabu, 5 Mei 2021.

    Kemudian daerah tujuan utama untuk mudik kali ini di antaranya Jawa Tengah (lebih dari 30 persen), Jawa Barat (lebih dari 20 persen), disusul kemudian Jawa Timur, Banten, Lampung, hingga Sumatra Selatan.

    "Mereka rata-rata menggunakan angkutan mobil paling banyak, setelah itu motor. Berarti para gubernur harus melakukan koordinasi dengan baik," terang dia.

    Survei tersebut, lanjut Budi, mengungkapkan bahwa ada kecenderungan pemudik untuk melakukan mudik sebelum masa pelarangan.

    "Kami harapkan di masa tidak ada larangan pun, saudara-saudara kita tidak melakukan mudik. Dan di masa pelarangan juga bisa melaksanakan dengan baik (dengan tidak mudik)," pungkas dia.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id