Disiplin di Mal Harga Mati

    Selamat Saragih - 15 Juni 2020 12:03 WIB
    Disiplin di Mal Harga Mati
    Para pengunjung wajib menjalani protokol kesehatan sebelum masuk ke Mal Margo City, Depok, Jawa Barat, Minggu, 14 Juni 2020. Foto: dok MI/Susanto.
    Jakarta: Setelah ditutup sejak Maret silam akibat pandemi covid-19, mal dan pusat perbelanjaan mulai hari ini akan dibuka kembali. Mereka diizinkan lagi melayani pengunjung dengan syarat mutlak menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

    Kepatuhan pada protokol kesehatan di mal dan pusat perbelanjaan menjadi harga mati untuk mencegah penularan covid-19. Setidaknya ada 18 protokol yang wajib ditaati. Pengunjung, misalnya, harus menjaga jarak antrean minimal satu meter dan memakai masker.

    Ketentuan juga menyebutkan, kapasitas lift maksimal enam orang, begitu pula pengunjung restoran atau food court dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas normal. Lalu, pembayaran harus cashless untuk meminimalkan perpindahan fisik uang sebagai media penyebaran virus.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun tidak akan memberikan toleransi. "Bagi mal yang tidak disiplin, kami akan memberikan sanksi teguran, penutupan, bahkan pencabutan izin," tegas Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, saat meninjau persiapan Mal Kota Kasablanka dan Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, untuk buka kembali.

    Baca: Asosiasi Pastikan Mal Terapkan Protokol Kesehatan

    Dia meminta seluruh warga DKI atau yang beraktivitas di Jakarta agar disiplin mematuhi ketentuan. Sebab, menurut para ahli, 80 persen keberhasilan menghadapi covid-19 ditentukan sikap dan perilaku warga.

    Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI Jakarta Ellen Hidayat menerangkan sebanyak 80 mal di Ibu Kota siap beroperasi. Mereka berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan.

    Asst Marcomm & Relations General Manager Central Park Mal dan Neo Soho Silviyanti Dwi Aryati menuturkan pihaknya akan memberlakukan protokol pencegahan covid-19 yang ketat. Pengunjung dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas dengan sistem barcode untuk memonitor jumlah mereka.

    Demikian halnya dengan jam operasional mal. "Central Park buka dari pukul 11.00 sampai 20.00 WIB. Selama transisi enggak full. Kalau normal kan kami buka dari 10.00 sampai 22.00," jelas Silviyanti.

    Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad juga mewajibkan pengelola mal mematuhi protokol kesehatan sebagai syarat untuk kembali beroperasi. Mal di Depok akan dibuka kembali, besok, dengan jumlah pengunjung dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas normal.

    Tanggapan Beragam

    Selain Jakarta dan sekitarnya, mal-mal di Bandung, Jawa Barat, hari ini juga akan kembali buka. Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan ada 23 mal yang dipersilakan untuk kembali menerima pengunjung.

    Baca: Penggunaan Sensor Sentuh Jadi Protokol Ekstra di Mal

    ''Tapi, setiap mal harus membatasi pengunjung 30 persen dari daya tampung biasanya. Tempat hiburan di mal tidak masuk yang dilonggarkan karena memiliki potensi penyebaran covid-19 yang cukup tinggi,'' ucap Oded.

    Warga pun menanggapi beragam atas kembali dibukanya mal dan pusat perbelanjaan. Dimas, 26, warga Malaka, Jakarta Timur, misalnya, mengaku belum tertarik untuk ngemal. Ia masih takut mendatangi tempat keramaian. "Tetapi, sebenarnya tidak masalah asalkan mengikuti peraturan. Orang-orang harus bijak dan mematuhinya.''

    Sebaliknya, Nanda, 31, warga Jatibening, Bekasi, akan langsung mengunjungi mal karena harus belanja kerajinan tangan untuk dijual kembali. Dia meminta pemerintah mengawal dan secepatnya mengevaluasi jika mal justru memicu penularan korona.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id