Bisnis Rumahan saat Pandemi Beromzet Rp30 Juta

    Annisa ayu artanti - 09 Mei 2020 18:53 WIB
    Bisnis Rumahan saat Pandemi Beromzet Rp30 Juta
    Ilustrasi - - Foto: Medcom
    Jakarta: Bisnis rumahan menjamur saat pandemi covid-19. Pasalnya, sebagian masyarakat mengambil peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan.

    Pemilik toko frozen food online @bikinan.ibuk, Edde mengatakan, bisnis yang digelutinya memiliki pangsa pasar yang besar saat korona. Omzet yang ia peroleh mencapai Rp30 juta sejak memulai bisnis pada 23 Maret lalu.

    "Alhamdulillah, omzet kotor saya sudah mencapai Rp30 juta dari 23 Maret hingga 7 Mei ini," kata Edde kepada Medcom.id, Sabtu, 9 Mei 2020.

    Edde mengaku berjualan frozen food demi memperoleh penghasilan tambahan. Sebab, sang suami diharuskan mengambil cuti di luar tanggungan perusahaan (unpaid leave) selama pandemi covid-19.

    "Awalnya jualan karena suami itu unpaid leave, walaupun saya masih bekerja dan masih dapet gaji full, rasanya tidak cukup kalau hanya saya saja yang berpenghasilan. Akhirnya, saya memutuskan untuk jualan agar suami saya ada kesibukan selagi saya WFH," ucapnya.

    Dengan bermodal nekad dan dana Rp300 ribu, Edde memulai bisnisnya dengan menjual satu jenis varian bento yakni eggroll. Edde memasarkan produknya melalui akun instagram pribadinya dan e-commerce.


    "Penjualan harian itu awalnya dikit karena yang beli teman-teman sendiri. Lama-lama karena ada yang review dan instastory, omzet per hari kisaran Rp500 ribu sampai Rp1 juta," sebutnya.

    Menurutnya, berbisnis disaat kondisi ekonomi  tidak stabil menjadi tantangan tersendiri. Inovasi dan peluang pasar merupakan kunci utamanya.

    "Menurut saya jangan malu untuk jualan. Kalau bisa, cari yg memang belum banyak dijual," ucapnya.

    Tak hanya Edde, pemilik toko kue online @semanis.id, Uli juga mengatakan hal serupa. Dia bilang korona dapat menjadi momen untuk menambah penghasilan. Dengan berbisnis dari rumah bisa membuatnya lebih mudah memperoleh dana darurat.

    "Kurasa justru di tengah situasi kaya gini harus makin rajin jualan buat nambahin dana darurat," ungkap dia.

    Namun, Uli tak menampik bahwa penjualan kue saat ini memiliki banyak pesaing dan mengalami tren penurunan. Oleh karena itu, ia tak menargetkan omset yang tinggi untuk Ramadan tahun ini. Ia lebih mengedepankan kualitas dari produk yang dijualnya.

    "Jujur aku tidak ada menargetkan apa-apa, karena aku baru terjun jualan lagi, jadi aku belom targetin apa-apa," tukasnya.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id