Kementan: Kekeringan Dapat Diantisipasi dengan 2 Cara

    M Studio - 21 September 2020 14:06 WIB
    Kementan: Kekeringan Dapat Diantisipasi dengan 2 Cara
    Kementan melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian mengungkapkan kekeringan bisa diantisipasi melalui dua cara (Foto:MI/M Irfan)
    Waingapu: Para petani di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami gagal tanam dan panen akibat kekeringan. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian mengungkapkan kekeringan bisa diantisipasi melalui dua cara.

    “Petani harus berkoordinasi dengan pidak dan dinas terkait untuk membuat konservasi air seperti embung yang fungsinya bisa menampung air. Langkah antisipasi selanjutnya adalah dengan mengasuransikan lahan pertanian,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, melalui siaran pers, Senin, 21 September 2020.

    Pernyataan ini diperkuat oleh Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy.

    “Untuk konservasi air dengan lahan yang minim sumber air, maka embung bisa menjadi pilihan. Tapi cara terbaik buat menjaga lahan di daerah rawan bencana adalah asuransi,” kata Sarwo Edhy.

    Mengapa asuransi? Dijelaskan Sarwo Edhy, asuransi adalah bagian dari mitigasi bencana.

    “Dengan asuransi, petani tidak perlu khawatir untuk beraktivitas. Karena lahannya ter-cover asuransi. Lahan yang gagal panen bisa mendapat klaim dari asuransi dan petani bisa kembali bersiap menanam,” katanya.

    Diketahui, lahan di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, biasa mengandalkan sumber air yang berasal dari Lukumihi. Namun, sudah hampir dua tahun debit air berkurang bahkan mengering.

    (ROS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id