Filipina Puji Kemajuan Sektor Pertanian RI

    Gervin Nathaniel Purba - 11 September 2020 16:17 WIB
    Filipina Puji Kemajuan Sektor Pertanian RI
    Ilustrasi pertanian (Foto: Antara/Iggoy el Fitra)
    Jakarta: Filipina melalui Duta Besar LBBP RI di Filipina Sarundajang memberikan apresiasi tinggi terhadap kemajuan sektor pertanian RI pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

    Sarundajang menyampaikan bahwa beberapa kalangan di Filipina, baik pihak pemerintah, para pengusaha, dan tokoh masyarakat menyampaikan bahwa sektor pertanian di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat luar biasa.

    "Mereka merasa bangga atas prestasi ini karena kedua negara adalah sesama bangsa ASEAN, sehingga kemajuan tersebut adalah untuk kemajuan bersama negara-negara ASEAN," ujar Sarundajang melalui surat resmi yang disampaikan Dubes Indonesia di Manila itu  kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dikutip keterangan tertulis, Jumat, 11 September 2020. 

    Lebih lanjut, Sarundajang menyebutkan bahwa kemajuan sektor pertanian yang berhasil diraih RI, terutama di masa krisis pandemi covid-19 yang melanda seluruh negara tentunya tidak lepas dari kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi.

    "Sebagai sahabat, kami memberikan dukungan yang besar mendukung kebijakan Pemerintah RI, khususnya untuk kerjas ama bidang pertanian yang sudah terjalin dengan baik dengan Filipina. Tentunya akan kita kembangkan ke depan," ujar Sarundajang. 

    Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis peran sektor pertanian yang signifikan terhadap ekonomi nasional. Pada triwullan-II 2020 Produk Domestik Bruto (PDB) sektor ini tumbuh 16,2 persen dibanding kuartal sebelumnya (Q to Q). 

    Bahkan, catatan dari tahun sebelumnya hanya sektor pertanian yang tumbuh positif hingga 2,19 persen (YoY). Pertumbuhan sektor ini sekaligus membuat kontribusinya terhadap ekonomi nasional terus menguat. 

    Jika sektor pertanian pada kuartal-II 2019 kontribusinya hanya 13,57 persen, tapi pada kuartal-II 2020 ini kontribusi sektor pertanian pada PDB meningkat menjadi 15,46 persen, dari data yang dilansir BPS 5 Agustus 2020. 

    Faktor lainnya adalah  peningkatan ekspor. Ekspor pertanian pada bulan April 2020 berdasarkan data BPS mencapai USD0,28 miliar atau tumbuh 12,66 persen (YoY). Bahkan, sejak 2019 hingga Maret 2020, nilai kenaikan ekspor pertanian mencapai lebih dari Rp12 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 7,47 persen.

    Mentan Syahrul mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil  kerja keras jajaran Kementan dan stakeholder untuk memastikan ketersediaan pangan bagi 267 juta jiwa penduduk Indonesia. Hal ini menjadi bukti sektor pertanian menjadi sektor yang tidak terdampak pandemi Covid-19. 

    "Selain PDB Pertanian tumbuh positif, sektor pertanian dapat menjadi tulang punggung ekonomi nasional khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini," ujar Syahrul. 

    (ROS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id