Survei SMRC: 71% Responden Rasakan Keterpurukan Ekonomi

    Ilham wibowo - 25 Juni 2020 17:24 WIB
    Survei SMRC: 71% Responden Rasakan Keterpurukan Ekonomi
    Ilustrasi. Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru terkait seberapa memburuk kondisi ekonomi warga akibat pandemi covid-19. Survei yang dihasilkan dilakukan melalui tanya jawab sambungan telepon pada 18-20 Juni 2020.

    "Mayoritas warga, 71 persen merasa kondisi ekonomi rumah tangganya sekarang lebih buruk dibanding sebelum ada wabah covid-19. Sekitar 76 persen mengaku pendapatan merosot setelah adanya wabah," kata Direktur Media SMRC Ade Armando dalam paparnya secara virtual, Kamis, 25 Juni 2020.

    Ade menambahkan penilaian responden atas kondisi ekonomi nasional juga sangat buruk. Sekitar 85 persen merasa keadaan ekonomi nasional sekarang lebih buruk dibandingkan tahun lalu.

    "Sentimen negatif atas kondisi ekonomi nasional pada masa covid-19 adalah tertinggi sejak awal reformasi. Sentimen negatif paling tinggi mencapai 92 persen pada survei yang dilakukan pada 12-16 Mei 2020 lalu," ungkapnya.

    Warga secara umum masih pesimistis melihat kondisi ekonomi rumah tangga dan nasional ke depan. Hanya 44 persen yang menilai ekonomi rumah tangga tahun depan akan lebih baik, dan hanya 34 persen yang menilai ekonomi nasional tahun depan akan lebih baik dibandingkan saat ini.

    Angka 34 persen, kata Ade, meski relatif masih rendah, ternyata meningkat dibandingkan survei bulan lalu yang mencatat optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional dan rumah tangga di kisaran 27-29 persen.

    "Optimisme warga sekarang dalam melihat kondisi ekonomi ke depan sedikit menguat," ungkapnya.

    Dalam survei tersebut, lanjut Ade, 81 persen responden sudah tahu Indonesia saat ini ada di tahap kenormalan baru yakni kebiasaan dan perilaku hidup yang mengacu pada tatanan baru sehingga tidak memperpanjang rantai covid-19.

    Mayoritas responden pada umumnya menginginkan kebijakan kenormalan baru terus didukung kebijakan pemerintah meskipun kasus penularan covid-19 belum menurun.

    "Secara spesifik, sekitar 88-93 persen warga setuju dengan kebijakan pemerintah untuk melonggarkan aturan-aturan yang dibuat untuk mencegah penularan covid-19 dengan protokol kesehatan, bekerja di luar rumah, penggunaan tempat ibadah, penggunaan transportasi umum, dan pasar, mal dan tempat perbelanjaan dibuka kembali," tuturnya.

    Survei dilakukan melalui sampel sebanyak 1.978 responden yang dipilih secara acak dari koleksi sampel acak survei tatap muka yang telah dilakukan SMRC sebelumnya. Margin of error survei dari jumlah responden proporsional menurut provinsi untuk mewakili pemilih nasional itu diperkirakan +/-2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen asumsi simple random sampling.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id