BPS Beberkan Adaptasi Dunia Usaha di Tengah Tantangan Pandemi

    Husen Miftahudin - 15 September 2020 20:37 WIB
    BPS Beberkan Adaptasi Dunia Usaha di Tengah Tantangan Pandemi
    Kepala BPS Suhariyanto - - Foto: Medcom / Eko Nordiansyah
    Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak lebih dari 80 persen pelaku usaha menyatakan bahwa pendapatannya anjlok sejak adanya pandemi covid-19. Kondisi itu membuat dunia usaha melakukan adaptasi agar tetap dapat beroperasi di tengah tantangan pandemi.

    "Jadi ada berbagai upaya perusahaan untuk tetap mempertahankan tenaga kerjanya, dan keputusan terakhir itu adalah PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video telekonferensi pers di Jakarta, Selasa, 15 September 2020.

    Suhariyanto membeberkan, sebanyak 30 persen Usaha Mikro Kecil (UMK) dan 47 persen Usaha Menengah Besar (UMB) melakukan pengurangan jam kerja demi mempertahankan tenaga kerjanya meskipun aktivitas perusahaan tersebut sangat terdampak oleh pandemi covid-19.

    "Jadi keputusan untuk melakukan PHK itu cenderung merupakan langkah terakhir yang diambil oleh pelaku usaha, baik UMK maupun UMB," ucapnya.

    Ada juga adaptasi lain yang dilakukan pelaku usaha berupa diversifikasi usaha dalam bentuk penambahan jenis produk dan mengganti usahanya ke usaha yang lain. Sebanyak 16 persen UMK dan 11 persen UMB cenderung melakukan diversifikasi usaha (termasuk penambahan produk dan penambahan lokasi usaha) selama pandemi.

    Di samping itu, BPS juga melakukan survei terkait pemasaran secara daring (online). Hasilnya, sebanyak 83 persen UMK dan 79 persen UMB mengakui adanya pengaruh positif dalam penggunaan media daring untuk pemasaran produk.

    "Meski mengakui cara pemasaran yang paling efektif adalah dengan melakukan pemasaran online, tetapi tidak seluruh UMK sudah melakukannya, karena itu banyak UMK di masa pandemi ini mulai melakukan online. Jadi ke depan yang mungkin diperlukan adalah kita perlu memberikan training yang lebih intensif lagi, khususnya kepada pelaku usaha yang tergolong di dalam UMK," pungkas Suhariyanto.  

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id