comscore

Ini 7 BUMN yang Dapat Suntikan PMN di 2022, Totalnya Rp38,4 Triliun

Husen Miftahudin - 14 Januari 2022 20:32 WIB
Ini 7 BUMN yang Dapat Suntikan PMN di 2022, Totalnya Rp38,4 Triliun
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Pemerintah di 2022 memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar dapat membantu mengembangkan infrastruktur di Indonesia. Adapun total PMN yang digelontorkan pemerintah kepada tujuh perusahaan pelat merah tersebut sebesar Rp38,4 triliun.

Tenaga Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi, dan Efektivitas Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Dodok Dwi Handoko mengatakan bahwa ada empat fokus penggunaan PMN pada tahun ini.
Keempat fokus tersebut adalah melanjutkan pembangunan infrastruktur transportasi, mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, mendukung pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), serta mendukung penjaminan proyek infrastruktur.

"Kemenkeu meminta agar BUMN atau lembaga penerima PMN untuk terus melakukan transformasi dan melakukan pembenahan di dalam dirinya masing-masing setelah menerima PMN melalui APBN ini," tegas Dodok dalam Bincang Bareng DJKN secara virtual, Jumat, 14 Januari 2022.

Berikut tujuh BUMN yang mendapatkan PMN dari pemerintah di tahun ini:

  1. PT Waskita Karya (Persero) Tbk mendapatkan suntikan modal dari negara sebesar Rp3 triliun. PMN ini sebagai penugasan kepada perusahaan untuk menyelesaikan ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung dan Bogor-Ciawi-Sukabumi.
  2. PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PII yang mendapatkan PMN sebanyak Rp1,08 triliun sebagai dukungan penjaminan untuk proyek infrastruktur dengan tambahan eksposur penjaminan sebesar Rp10,85 miliar.
  3. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mendapatkan total PMN sebanyak Rp2 triliun. Dukungan modal dari pemerintah tersebut ditujukan untuk mendukung pembiayaan perumahan bagi MBR dengan target 200 ribu unit atau sekitar 25 persen.
  4. PT Adhi Karya (Persero) Tbk mendapatkan PMN sebanyak Rp1,97 triliun sebagai dukungan investasi pada jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo, Yogyakarta-Bawen, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian-Serpong.
  5. PT Hutama Karya (Persero) mendapatkan PMN sebesar Rp23,85 triliun yang diperuntukan melanjutkan pembangunan delapan ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), yang meliputi Pekanbaru-Dumai, Binjai-Langsa, Indralaya-Muara Enim, Kisaran-Indrapura, Kuala Tanjung-Parapat, Penanjung-Bengkulu, Sigli-Banda Aceh, serta Pangkalan-Pekanbaru. "Outcome Jalan Tol Trans Sumatra bagi masyarakat berupa penurunan waktu tempuh dan biaya logistik," jelas Dodok.
  6. Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) mendapatkan PMN sebesar Rp1,56 triliun untuk peningkatan kapasitas usaha dalam melanjutkan program pemerintah pengadaan Satu Juta Rumah, serta mendukung persediaan perumahan rakyat untuk MBR.
  7. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN yang mendapatkan PMN sebanyak Rp5 triliun yang ditujukan untuk pembangunan proyek-proyek ketenagalistrikan seperti transmisi, gardu induk, dan distribusi listrik desa.

Selain itu, PMN ini juga untuk mendukung  pengembangan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), yakni Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur, dan Likupang.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id