Mentan: Sektor Pertanian Penyelamat Ekonomi Indonesia

    Annisa ayu artanti - 26 November 2020 13:20 WIB
    Mentan: Sektor Pertanian Penyelamat Ekonomi Indonesia
    Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto: MI/Yoseph Pancawan
    Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memamerkan bahwa Indonesia memiliki penopang ekonomi Indonesia yang lebih baik dibandingkan negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

    Ia menyebutkan penopang tersebut adalah sektor pertanian. Pada kuartal II-2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia memang terkontraksi dengan minus 5,32 persen, namun pada kuartal III-2020 mulai pulih menjadi minus 3,49 persen.

    "Dalam kondisi yang demikian berat, kita harus bersyukur karena sektor pertanian menjadi penyelamat negara Indonesia," kata Yasin Limpo dalam International Workshop on Regulatory Improvement: Sharing of Good Practices and Lessons -Learned of Regulatory Improvement in Asia, Kamis, 26 November 2020.

    Ia menjelaskan jika dibandingkan dengan negara tetangga, Indonesia merupakan negara yang cukup bisa bertahan di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti ini.

    Hal itu ditopang oleh tetap aktifnya sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian menjadi lapangan usaha utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi di kuartal III.

    Sektor pertanian tetap tumbuh 2,15 persen, atau hampir sama dengan kuartal II-2020.

    "Penurunan ekonomi indonesia tidak terlalu dalam seperti yang dialami beberapa negara tetangga. Ada yang turun 12 persen selama triwulan pertama, ada yang turun 17 persen di triwulan kedua," ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menambahkan selama pandemi covid-19, sektor pertanian tetap menjalankan aktivitas ekonomi seperti biasa. Adapun pertumbuhan sektor berdasarkan data BPS didukung oleh panen raya kedua tanaman padi dan peningkatan permintaan buah dan sayuran, serta beberapa komoditas perkebunan.

    "Ini kami mengapresiasi kerja keras para petani, semangat para petani di seluruh Indonesia yang saat ini jumlahnya 48 juta orang," ungkapnya.

    "Petani merupakan pahlawan dan pejuang pangan di tengah ancaman pandemi covid-19," pungkasnya. 

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id