Bos AP I: 2021 Jadi Tahun Kebangkitan Bisnis

    Suci Sedya Utami - 12 Februari 2021 08:31 WIB
    Bos AP I: 2021 Jadi Tahun Kebangkitan Bisnis
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO



    Jakarta: PT Angkasa Pura I (Persero) menjadikan 2021 sebagai tahun kebangkitan perusahaan dengan menjalankan strategi perluasan portofolio bisnis. Di sisi lain, AP I juga tetap menjaga pondasi melalui pengamanan arus kas dan efektivitas biaya.

    Menjaga arus kas dan efektivitas biaya merupakan kelanjutan survival strategy yang sudah dijalankan sejak tahun lalu. Dalam survival strategy terdapat lima program yang dijalankan yaitu evaluasi investasi, program cost leadership, business process improvement, digital enablement, dan sense of crisis awareness.






    Sedangkan perluasan portofolio bisnis merupakan strategi untuk meningkatkan potensi pendapatan. Dalam jangka pendek, AP I memiliki quick win initiatives seperti pendirian AP I Health Center, pemanfaatan lahan menganggur atau idle, dan sinergi anak perusahaan sebagai kendaraan untuk memperluas portofolio bisnis perusahaan.

    "Dengan rencana perluasan portofolio bisnis, Angkasa Pura I yakin 2021 merupakan tahun kebangkitan perusahaan. Sinergi anak perusahaan menjadi kunci utama dalam mengembangkan portofolio bisnis dan meraih sumber pendapatan baru," ujar Direktur Utama AP I Faik Fahmi, dalam keterangan resminya, Jumat, 12 Februari 2021.

    AP I Health Center dirancang menjadi one stop service fasilitas kesehatan di bandara yang terdiri dari layanan vaksinasi, tes covid-19, penyediaan APD, apotek, dan layanan konsultasi dokter. Sedangkan sebagian lahan idle nantinya dikembangkan menjadi activity theme park dan sebagian dimanfaatkan mendukung Program Food Estate pemerintah.

    Adapun pengembangan portofolio bisnis anak perusahaan mencakup inovasi layanan katering, layanan hospitality premium di bandara, pusat sertifikasi kesehatan (health certification center), creative merchandising, penyewaan area, dan collaborative logistic.

    Untuk jangka panjang, beberapa rencana perluasan bisnis yang dilakukan yaitu optimalisasi kargo memanfaatkan potensi trafik kargo akibat pertumbuhan e-commerce yang tinggi dan program pemerintah yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Selain itu juga akan dibangun hub kargo udara dan penyedia layanan logistik terintegrasi di dalam dan luar bandara.

    Selain optimalisasi kargo, dalam jangka panjang, AP I juga akan memaksimalkan utilisasi aset idle menjadi destinasi yang dapat mendatangkan sumber pendapatan baru, seperti Kelan Bay Land, YIA Airport City, dan eks Bandara Selaparang.

    Sedangkan untuk mendukung implementasi strategi, manajemen perusahaan membentuk Tim Task Force khusus yang berada di kantor pusat, kantor cabang, dan anak perusahaan sejak awal tahun ini. Sesuai dengan strategi yang ditetapkan, tim khusus dibagi ke dalam dua tim yaitu tim yang khusus menangani hal revenue enhancement dan tim yang menjaga arus kas.

    "Melalui tim khusus ini diharapkan program strategis perusahaan dapat diimplementasikan dengan maksimal dan mencapai target," pungkas Faik.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id