Naik, Investasi Hulu Migas 2021 Ditargetkan USD12,3 Miliar

    Suci Sedya Utami - 11 Januari 2021 16:05 WIB
    Naik, Investasi Hulu Migas 2021 Ditargetkan USD12,3 Miliar
    Ilustrasi blok migas. Foto: Dok. Kementerian ESDM
    Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan target investasi hulu migas sebesar USD12,3 miliar. Angka tersebut berdasarkan rencana kerja dan anggaran (P&B) yang telah disepakati oleh seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

    Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan target tersebut meningkat sekitar 20 persen dari realisasi investasi di 2020 yang sebesar USD10,2 miliar. Dirinya pun optimistis terhadap kenaikan tersebut.

    Ia bilang investasi selalu dikaitkan dengan pergerakan harga minyak dunia. Ketika harga minyak naik, maka akan menarik minat KKKS untuk berinvestasi. Berdasarkan pergerakan saat ini, harga minyak dirasa cukup bagus dan meningkat setelah adanya kabar mengenai vaksin covid-19. Harga minyak kini telah tembus di level USD50 per barel.

    "Kita yakin dengan harga minyak yang naik maka investasi akan meningkat," kata Dwi dalam paparan Outlook Migas 2021 di Jakarta, Senin, 11 Januari 2021.

    Ia mengatakan kegiatan yang berhubungan dengan investasi KKKS juga meningkat. Kegiatan seismik 2D di wilayah kerja aktif meningkat 13 persen menjadi 3.569 kilometer (km). Kemudian seismik 3D meningkat 24 persen menjadi 1.549 km.

    Kegiatan development wells drilling meningkat 144 persen menjadi 616 sumur, sementara kegiatan exploration wells drilling meningkat 105 persen menjadi 43 sumur.

    Workover meningkat tujuh persen menjadi 615 sumur, dan well service atau peremajaan sumur meningkat 12 persen menjadi 26.431 kegiatan.

    "Ini semua angka-angka yang sudah tertuang dari rencana kerja seluruh KKKS," ujar Dwi.

    Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan bisa meningkatkan lifting migas terutama gas menjadi 5.638 juta standar kaki kubik (mmscfd) dalam target APBN 2021, atau meningkat dari target dan capaian di 2020 yang masing-masing sebesar 5.556 mmscfd dan 5.461 mmscfd.

    Sementara lifting minyak tahun ini diharapkan setidaknya bisa dipertahankan seperti target di tahun lalu sebesar 705 ribu barel per hari (bph), meski dalam realisasinya hingga akhir 2020 mencapai 706 ribu bph atau melebihi target. 

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id