Dampak Larangan Mudik, Beban Listrik Diprediksi Meningkat

    Insi Nantika Jelita - 11 Mei 2021 16:39 WIB
    Dampak Larangan Mudik, Beban Listrik Diprediksi Meningkat
    Ilustrasi. Foto: Dok. PLN



    Jakarta: Kebijakan larangan mudik 2021 diperkirakan bakal meningkatkan beban puncak kelistrikan di wilayah Jawa, Madura, dan Bali atau Jamali saat perayaan Idulfitri. Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN Haryanto WS memprediksi, akan ada peningkatan sekitar 3.000 megawatt (MW) saat Lebaran dibandingkan dengan kondisi normal.

    "Jadi beban terendah saat normal sekitar 16 ribu-17 ribu MW. Di Idulfitri kami prediksi mencapai 20.201 ribu MW," ungkap Haryanto dalam konferensi pers secara virtual, dilansir Mediaindonesia.com, Selasa, 11 Mei 2021.

     



    Kenaikan beban listrik selama Lebaran disampaikan Haryanto, pernah terjadi pada tahun lalu, saat ada pelarangan mudik juga. Tercatat puncak beban listrik mencapai 19 ribu MW pada 2020. "Ada kenaikan sekitar 1.000 MW jika dibandingkan tahun lalu," ucap Haryanto.

    PLN, ungkapnya, menyiapkan masa siaga yang dimulai sejak 6 hingga 21 Mei. Setiap unit operasional juga dikatakan menyiapkan posko siaga yang dilengkapi personel.

    "Kami juga memantau di tempat khusus, seperti tempat ibadah, lalu lakukan inspeksi rutin instalasi dan kerawanan proyek eksternal," pungkas Haryanto.

    Sebelumnya, Haryanto menyebut saat ini kapasitas kelistrikan yang terpasang di sistem Jamali mencapai 40.115 MW dengan kapasitas mampu sebesar 37.301 MW. Pada tahun depan pun diprediksi ada penambahan pasokan listrik dengan kehadiran sejumlah pembangkit dari pengembang swasta (IPP) yang akan beroperasi dengan kapasitas pembangkit bisa mencapai 4.000-5.000 MW di 2022.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id