BPJamsostek Siap Relaksasi Pembayaran Iuran

    Ilham wibowo - 09 September 2020 19:08 WIB
    BPJamsostek Siap Relaksasi Pembayaran Iuran
    Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Agus Susanto. Foto: dok MI.
    Jakarta: Direktur Utama BPJamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto memastikan pihaknya siap mengimplementasikan penyesuaian pembayaran iuran program Jamsostek. Stimulus relaksasi tersebut bisa dimanfaatkan pelaku usaha selama masa pandemi covid-19.

    "Dengan implementasi PP ini Insyaallah tidak mengganggu likuiditas program di BPJamsostek. Kami siap untuk mengkoordinasikan, implementasi dan jalankan seluruh kebijakan dari PP ini," kata Agus dalam sosialisasi PP No. 49/2020 secara virtual, Rabu, 9 September 2020.

    Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2020 mengatur tentang Penyesuaian Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Selama Bencana Non-Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Beleid itu diteken pada 31 Agustus dan berlaku sejak diundangkan pada 1 September 2020.

    Menurut Agus, PP tersebut merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah menjaga dan mendorong dunia usaha tumbuh dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Relaksasi iuran pembayaran Jamsostek ini melengkapi stimulus sebelumnya yakni subsidi gaji kepada pekerja.

    "Ini kabar gembira bagi perusahaan pemberi kerja dan juga para pekerja. Kita semua tahu dampak covid-19 ini begitu besar di aspek kesehatan, jiwa ekonomi, sosial dalam skala dan korban yang luar biasa," ungkapnya.

    Sebelum kemunculan PP tersebut, kata Agus, pihaknya telah mempersiapkan kajian secara matang. Ia memastikan ketahanan dana BPJamsostek terjaga meski iuran telah direlaksasi.

    "Kita sudah perhitungan sekali, sejak awal dipersiapkan kami sudah atur cash flow, uang yang masuk kita jaga untuk mendanai kalau iuran tidak masuk, sehingga kita telah siap," ujarnya.

    Adapun penyesuaian iuran berupa kelonggaran batas waktu pembayaran iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), iuran Jaminan Kematian (JKM), iuran Jaminan Hari Tua (JHT), dan iuran Jaminan Pensiun (JP) setiap bulan. Pembayaran dari sebelumnya paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya menjadi paling lambat tanggal 30 bulan berikutnya.

    Pembayaran iuran JKK dan JKM diberikan keringan hingga 99 persen. Relaksasi juga diberikan untuk penundaan iuran JP sebanyak 99 persen dari kewajiban iuran setiap bulannya. Penundaan pembayaran yang pelunasannya sekaligus atau bertahap mulai paling lambat 15 Mei 2021 dan selesai paling lambat 15 April 2022.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id