Regulasi Investasi Masih Terbentur Ego Sektoral

    Eko Nordiansyah - 14 Juli 2020 14:55 WIB
    Regulasi Investasi Masih Terbentur Ego Sektoral
    Ilustrasi - - Foto: Medcom
    Jakarta: Perbaikan regulasi investasi dinilai masih terbentur oleh ego sektoral. Pasalnya, regulasi tersebut masih tumpang tindih di sejumlah kementerian/lembaga.

    Pakar hukum Universitas Indonesia (UI) Teddy Anggoro mengatakan perlu mempercepat penyederhanaan regulasi investasi demi mendorong pemulihan ekonomi nasional.

    "Ego sektoral itu bisa diatasi dengan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker)," kata Teddy kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020.

    Menurutnya RUU Ciptaker merupakan salah satu jalan keluar lantaran memuat aturan yang memudahkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjadi badan usaha. Misalnya UMKM tak lagi memerlukan notaris untuk menjadi badan usaha, serta UMKM dapat menjadi badan usaha hanya melalui satu orang.

    "Regulasi ini akan sangat membantu para pelaku usaha dan pencari kerja,” ungkap Teddy

    Ia pun mendukung penuh pembahasan RUU Ciptaker oleh pemerintah dan DPR demi mendatangkan investasi dan membuka lapangan kerja pascapandemi covid-19.

    Apalagi investor dan pengusaha membutuhkan kepastian hukum untuk berusaha di Indonesia selama tatanan normal baru.


    "Bagaimana pascacovid, apa yang harus kita lakukan. Dengan regulasi yang sekarang ada, itu jelas tidak sanggup menarik investasi dan mencetak lapangan kerja," pungkasnya.  

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id