Produk Jahe Merah Kalbe Naik 50%

    Ilham wibowo - 11 Maret 2020 17:48 WIB
    Produk Jahe Merah Kalbe Naik 50%
    Ilustrasi - - Foto: dok Kalbe Farma
    Cikarang: Kepanikan akan penyebaran virus korona di Indonesia memberikan dampak positif bagi produsen obat herbal atau jamu dengan bahan dasar jahe merah.

    Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) Vidjongtius mengatakan produk jahe merah miliknya mengalami kenaikan sebesar 50 persen. Pasalnya, Kalbe memiliki stok jahe mencapai 500 ton.

    "Kebetulan sekali sekarang yang dibutuhkan adalah jahe merah dan saat ini sudah terkumpul sekitar 9.000 petani yang tersebar di seluruh Indonesia, mereka bisa menghasilkan jahe merah yang tidak hanya dipakai buat Kalbe tapi juga bisa dipakai orang lain," kata Vidjongtius ditemui di Pabrik Kalbe Farma, Cikarang, Jawa Barat, Rabu, 11 Maret 2020.

    Ia memperkirakan kenaikan produk jahe merah bisa terus tumbuh. Sebab, permintaan dari konsumen terus meningkat.

    "Kami sudah siapkan khusus untuk pertumbuhan untuk jahe merah saja minimal 50 persen peningkatan produksi, tapi itu kami masih bisa tingkatkan lagi sesuai kebutuhan," tuturnya.

    Produk herbal yang sebelumnya berkontribusi 10 persen dari total penjualan Kalbe juga dipastikan ikut terdorong. Selain jahe merah, produk herbal lainnya yang berbahan dasar seledri dan melinjo turut terdongkrak.

    "Korona ini kami agak sedikit extra untuk antisipasinya, kalau kalau melihat ini dalam kondisi terkontrol," ujarnya.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id