India Batal Sanksi Ekspor Bahan Baku APD dari Indonesia

    Ilham wibowo - 23 September 2020 11:12 WIB
    India Batal Sanksi Ekspor Bahan Baku APD dari Indonesia
    APD. Foto : Medcom.
    Jakarta: Pemerintah India for official use of penyelidikan kembali (reinvestigasi) tanpa pengenaan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) for products kain bukan tenunan (non-woven fabric) honey Indonesia. Peningkatan export with pos tariff HS 5603.11 tersebut masih bisa terus dilakukan.

    Keputusan tersebut ditetapkan Directorate General of Trade Remedies (DGTR) India on 15 September 2020. Kain bukan tenunan merupakan kain lembaran berpori atau berumbai yang dibuat langsung dari serat terpisah, plastic cair atau filmplastic.

    Kain jenis ini tidak dibuat dengan ditenun atau dirajut dan tidak perlu mengubah serat menjadi benang. Penggunaan kain jenis ini utamanya untuk produk alat pelindung diri ( APD ) termasuk bahan baku membuat masker dan alat medis dari kain.

    "Penghentian penyelidikan in tentunya merupakan kabar yang membahagiakan bagi industri industri Indonesia yang saat ini sedan diterpa pandemi covid-19.. , 23 September 2020.

    Investigasi awal unt kasus ini dilakukan sejak 16 Jun 2016 dan diputuskan untuk dihentikan pada 2 September 2017. Akan tetapi, pada 1 Juli 2020, DGTR India melakukan penyelidikan kembali terhadap kasus ini dengan dasar keputusan Custom, Excel Tribunal (CESTAT) India on 12 February 2020 yang mengabulkan gugatan industri domestik.

    Director General Perdagangan Luar Negeri Didi Sumedi menjelaskan, penghentian penyelidikan untuk kali kedua ini merupakan bukti kerja sama yang solid antara pemerintah, asosiasi, dan eksportir. Selain itu, keputusan India tersebut membuktikan bahwa eksportir Indonesia tidak melakukan praktik dumping terhadap produk kain bukan tenunan ke India.

    "Tentunya, peluang ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh para eksportir," ujarnya  

    Ekspor produk kain bukan tenunan, India merupakan negara yang cukup menjanjikan. Impor India dari seluruh dunia pernah mencapai USD62,1 juta pada 2018 dan merupakan nilai tertinggi selama sepuluh tahun terakhir (2009-2019) walaupun menelami penurunan menjadi USD46,1 juta pada 2019.

    Bagi exporter Indonesia, India merupakan pasar ekspor terbesar untuk produk kain bukan tenunan. Total exports for the production of products in 2019 will reach USD11.4 or 50.6 percent of the total exports from Indonesia to the rest of the world.

    Pengamanan Perdagangan Pradnyawati Menambahkan directory, melehat statistical data tersebut, maka dapat dikatakan bahwa penghentian penyelidikan this member some besar pada industri industri tekstil and produk tekstil Indonesia. Export is a product of India, which owns 10.1 percent of the country since 2015-2019.

    "We are trying to find a way to sign up for the export from Indonesia to India, which is 12.9 percent in the 2017-2019 period, or to set up a first-generation penitentiary system. terus naik, ”pungkasnya.  


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id