Iduladha Kurangi Beban Masyarakat saat PPKM

    Arif Wicaksono - 21 Juli 2021 20:16 WIB
    Iduladha Kurangi Beban Masyarakat saat PPKM
    Hewan Kurban. Foto : MI.



    Jakarta: Pendistribusian daging kurban saat Iduladha 1442 H membantu kondisi warga selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Pembagian daging kurban diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.  

    Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad mengatakan pembagian daging kurban di tengah pandemik ini tentunya sangat membantu masyarakat. Distribusi daging hewan kurban ke masyarakat sebesar tiga kilogram daging membantu masyarakat mendapatkan makanan bergizi dan meringankan himpitan ekonomi di saat PPKM darurat.

     



    "Mudah-mudahan bantuan ini mampu meningkatkan asupan makanan warga. Sekaligus pula sebagai bentuk perhatian kami sehingga warga merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit khususnya di saat pemberlakuan PPKM," tegas dia, dalam keterangan resminya, Rabu, 21 Juli 2021.

    Dia mengatakan bahwa pelaksanaan ibadah kurban 1442 Hijriyah yang dirayakan di tengah pandemi covid-19 dan penerapan kebijakan PPKM darurat bisa terlaksana dengan baik tentunya dengan standar protokol kesehatan yang sangat ketat.

    Dia menuturkan, orderan pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) meningkat. Ini tanda Kesadaran Masyarakat dalam PPKM darurat semakin baik. 

    Pentingnya kepedulian sosial dalam menghadapi PPKM dibutuhkan karena kurangnya bantuan sosial dari pemerintah untuk memenuhi standar hidup layak.

    Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyarankan agar pemerintah menambah alokasi anggaran perlindungan sosial berupa Bantuan Sosial Tunai (BST).
     
    Tak cuma Rp300 ribu per bulan untuk setiap keluarga seperti yang sekarang, ia menyebut, bantuan bisa ditambah menjadi Rp1 juta hingga Rp1,5 juta untuk di Jawa-Bali.

    "Asumsinya garis kemiskinan Rp472 ribu per orang, jika satu keluarga ada tiga orang penduduk miskin maka kebutuhan hidup agar keluar dari jurang kemiskinan minimal Rp1,4 juta per bulan. Pemberian Rp300 ribu tidak manusiawi," jelas dia.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id