Tambah 'Imunitas', UU Cipta Kerja bagai Vitamin bagi UMKM

    Annisa ayu artanti - 25 Oktober 2020 20:04 WIB
    Tambah 'Imunitas', UU Cipta Kerja bagai Vitamin bagi UMKM
    Asih Wijayanti, pengrajin souvenir dan tas kulit di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Foto: Dok. Pertamina
    Jakarta: 'Sedang berjuang melawan virus'. Kalimat tersebut bisa menjadi ungkapan yang pas untuk menggambarkan kondisi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini.

    Pandemi covid-19 yang melanda Tanah Air sejak Maret 2020 lalu telah mengacaukan imunitas sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian negara itu.

    Asal tahu saja, separuh lebih dari capaian Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dikontribusikan dari sektor UMKM. Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Koperasi dan UKM mencatat sekitar 64 juta UMKM berperan dalan menjalankan roda perekonomian nasional.

    Namun dalam rentang waktu delapan bulan sejak kasus pertama covid-19 terungkap, seluruh sendi perekonomian terinfeksi.

    Wabah covid-19 juga telah memporak-porandakan semua aktivitas masyarakat Indonesia, tak terkecuali perilaku konsumen dan perubahan daya beli masyarakat. Hal tersebut membuat UMKM semakin terhimpit.

    Berdasarkan data Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), sebanyak 72,6 persen pelaku UMKM terkena dampak perlambatan ekonomi imbas meluasnya penyebaran pandemi covid-19.
     

    Halaman Selanjutnya
      Berjuang di tengah pandemi…
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id