Mentan Syahrul Dorong Mekanisasi Mesin Pertanian

    Gervin Nathaniel Purba - 12 November 2020 09:44 WIB
    Mentan Syahrul Dorong Mekanisasi Mesin Pertanian
    Mentan Syahrul Yasin Limpo meninjau deretan mesin dan alat canggih pertanian di Balai Besar Mekanisasi Pertanian Serpong, Tangerang Selatan, Selasa, 10 November 2020 (Foto:Dok.Kementan)
    Serpong: Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan penerapan sistem pertanian modern melalui sentuhan teknologi dan mekanisasi. Bahkan, Kementan sudah melakukan olah tanam canggih menggunakan sistem artificial intelligence (AI), dengan kemampuan memantau situasi cuaca dan metode musim tanam secara baik dan benar.

    Terkait hal itu Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengaku optimistis dengan kemajuan teknologi pertanian yang semakin pesat. 

    Modernisasi pertanian disebut menjadi tanda kesiapan pertanian 4.0. Penggunaan alat dan mesin dilakukan secara masif pada setiap proses produksi.

    "Saya punya keyakinan kesiapan kita secara bertahap bisa membawa pertanian masuk ke mekanisasi yang lebih kuat," ujar Mentan Syahrul saat meninjau deretan mesin dan alat canggih pertanian di Balai Besar Mekanisasi Pertanian Serpong, Tangerang Selatan, Selasa, 10 November 2020.

    Untuk mendukung penerapan pembangunan pertanian ini, Mentan berharap ke depan sektor pertanian mendapat dukungan yang lebih kuat dari semua pihak. Dalam hal ini, kerja sama antara industri per sektor sangat diperlukan untuk mempercepat proses penerapan mekanisasi pertanian.

    "Mau bagaimana pun juga sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi bangsa yang dibutuhkan. Untuk itu dalam mengakselerasi pertanian, kita membutuhkan mekanisasi yang lebih kuat," katanya.

    Sejauh ini, kata Mentan, Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Pertanian (BBP Mektan) memiliki kemampuan yang cukup dalam menciptakan protitipe mesin pertanian canggih dan modern. Namun, kecanggihan yang ada harus mengutamakan potensi lokal yang tersedia.

    "Balai ini sangat dibutuhkan untuk melihat sebuah perkembangan dan tantangan serta kamajuan era yag ada, khususnya dalam mengintervensi mekanisasi untuk melakukan efektivitas akselerasi pertanian," katanya.

    Perlu diketahui, BBP Mektan telah merevitalisasi peralatan Laboratorium Disain dan Rekayasa berbasis Computer Numerical Control(CNC) untuk mengimbangi perkembangan industri alsintan didunia. Selain itu, Lab penguji BBP Mektan memiliki fasilitas uji lab traktor roda empat (kapasitas sd 200 hp), traktor roda dua, pompa air irigasi (sd pompa diameter 10 inchi), sprayer, dan lab alsintan pascapanen. 

    Jumlah alsin yang telah diuji selama tiga tahun terakhir, meliputi 286 unit pada 2018, 325 unit pada 2019, serta Januari-November 2020 sebanyak 233 unit.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id