Menteri ESDM Lantik Guru Besar ITB Jadi Dirjen Migas

    Suci Sedya Utami - 06 November 2020 12:39 WIB
    Menteri ESDM Lantik Guru Besar ITB Jadi Dirjen Migas
    Pelantikan Dirjen Migas baru Tutuka Ariadji - - Foto: dok Kementerian ESDM
    Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif resmi melantik Guru Besar Ilmu Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) Tutuka Ariadji sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), pada Jumat, 6 November 2020.

    Tutuka menggantikan posisi Djoko Siswanto yang dicopot sebagai Dirjen Migas oleh Menteri ESDM periode 2014-2019 Ignasius Jonan pada 12 Juli 2019. Selama ini, kekosongan kursi Dirjen Migas sementara diisi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Migas.

    Latar belakang Tutuka yang malang melintang di sektor perminyakan membuat dirinya lolos dalam seleksi atau lelang terbuka yang diadakan oleh Kementrian ESDM dan dipilih langsung oleh Tim Penilai Akhir (TPA) di level Istana Negara.


    Tutuka merupakan lulusan sarjana Teknik Perminyakan ITB. Lalu, ia melanjutkan S2 dan S3 di Texas A&M University, Amerika Serikat (AS). Setelah menyelesaikan studinya di Negeri Paman Sam, pria kelahiran Surakarta, 26 Agustus 1964 ini kembali ke Indonesia dan mulai membangun karier di ITB.

    Awalnya Tutuka menjadi Asisten Pembantu Rektor Bidang Akademik ITB pada 1997-2001. Lalu, ia diangkat menjadi Sekretaris Departemen Teknik Perminyakan ITB pada 2003. Kemudian, ia menjadi Sekretaris Prodi S2/S3 Teknik Perminyakan ITB periode 2005-2006. Karirnya pun semakin menjanjikan di ITB.

    Tutuka ditunjuk menjadi Direktur Politeknik Balikpapan pada 2006 hingga 2008. Setelah itu, ia menjadi Sekretaris Prodi Pasca Sarjana Teknik Perminyakan ITB pada 2009-2010. Kemudian Tutuka menempati posisi Wakil Dekan Akademik Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB pada 2011-2014.

    Selain itu, ia juga aktif mengikuti beberapa organisasi di luar ITB. Tutuka pernah mengikuti Kepanitiaan Simposium dan Kongres IATMI periode 1989-1990, 2002-2004, 2004-2006, lalu Dewan Pakar IATMI periode 2010-2012 dan 2012-2014.

    Tutuka pun sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Pemantauan Peningkatan Produksi Migas-Kementerian ESDM pada 2011-2012, Anggota Majelis Layanan Insinyur-Persatuan Insinyur Indonesia (MLIPII), dan Ketua Tim Persiapan Program Profesi Insinyur ITB pada 2016.

    Selain Tutuka, Arifin juga melantik Dadan Kusdiana sebagai Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE). Dadan menggantikan FX Sutijastoto yang memasuki masa purna bakti.

    Dadan sebelumnya merupakan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral. Arifin juga melantik Maompang Harahap sebagai Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM. Maompang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Pemantauan dan Pengelolaan Hasil Pengawasan.

    Dalam pelantikan tersebut, Arifin mengatakan Dirjen Migas dan Dirjen EBTKE merupakan unsur pelaksana terpenting yang ada di Kementerian ESDM dalam meneruskan dan mengawasi penyediaan energi nasional.


    "Tantangan yang akan dihadapi ke depan tidaklah mudah, apalagi saat ini kita tengah berupaya bangkit untuk memulihkan ekonomi kita akibat pandemi," kata Arifin.

    Sementara itu, untuk jabatan Inspektur I Arifin meminta dilakukannya pendampingan sejak penyusunan program hingga pelaksanaan. "Di samping itu juga harus jadi katalisator dan mampu mendorong pelaksanaan reformasi birokrasi," jelas Arifin.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id