Ekspor Jatim Naik 11,14% di Tengah Pandemi

    Amaluddin - 15 Oktober 2020 17:56 WIB
    Ekspor Jatim Naik 11,14% di Tengah Pandemi
    Ilustrasi kegiatan ekspor-impor. Foto: MI/Ramdani
    Surabaya: Nilai ekspor di Jawa Timur (Jatim) mulai menunjukkan tren positif di tengah pandemi covid-19. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor di Jatim pada September 2020 mencapai USD1,60 miliar atau naik 11,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

    "Yang dominan adalah ekspor dari sektor nonmigas Jatim, mengalami peningkatan sebesar 11,49 persen pada September 2020 dari bulan sebelumnya, yakni dari USD1,37 miliar, naik menjadi USD1,53 miliar," kata Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan dalam konferensi pers virtual, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Dadang memaparkan, nilai ekspor sektor nonmigas menyumbang sebesar 95,68 persen dari total ekspor Jatim. Namun jika dibandingkan September 2019, nilai ekspor sektor nonmigas Jatim mengalami penurunan sebesar 0,32 persen.

    Sedangkan nilai ekspor sektor migas Jatim tercatat di angka USD66,89 juta atau mengalami kenaikan sebesar 4,08 persen dari bulan sebelumnya yang sebesar USD66,19 juta.

    "Peranan ekspor sektor migas menyumbang 4,32 persen dari total ekspor Jatim. Dibandingkan September 2019, nilai ekspor migas juga meningkat 13,49 persen," katanya.

    Adapun golongan barang tembaga (HS 74) menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jatim dengan nilai transaksi sebesar USD149,74 juta. Angka itu naik 21,41 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya USD123,33 juta.

    "Golongan komoditas tembaga berkontribusi sebesar 9,80 persen pada total ekspor nonmigas Jatim. Golongan komoditas ini paling banyak diekspor ke Tiongkok dengan nilai USD63,31 juta," kata Dadang.

    Jika dilihat menurut negara tujuan, Jepang adalah negara tujuan utama ekspor nonmigas Jatim pada September 2020, mencapai USD248,84 juta. Disusul kemudian ke Tiongkok dan Amerika Serikat berturut-turut sebesar USD247,83 juta dan USD227,63 juta.

    Demikian juga dengan impor Jatim pada September 2020 juga mengalami kenaikan sebesar 11,11 persen dibandingkan bulan Agustus, yaitu dari USD1,57 miliar atau naik menjadi USD1,75 miliar. Impor migas Jatim pada September 2020 mengalami peningkatan sebesar 40,19 persen, dari USD226,94 juta menjadi USD318,15 juta.

    "Impor migas menyumbang 18,19 persen dari total impor Jawa Timur pada September 2020. Nilai impor migas ini justru mengalami penurunan sebesar 16,87 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu," ujar Dadang.

    Adapun nilai impor nonmigas mengalami peningkatan sebesar 6,21 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari USD1,35 miliar menjadi USD1,43 miliar. Impor nonmigas menyumbang 81,81 persen dari total impor Jatim pada September 2020. Dibandingkan tahun lalu, nilai impor migas mengalami penurunan sebesar 7,57 persen.

    Golongan barang mesin-mesin/ pesawat mekanik (HS 84) merupakan komoditas utama impor Jawa Timur pada September 2020, dengan nilai transaksi sebesar USD175,56 juta atau naik sebesar 5,97 persen dari bulan sebelumnya di angka USD165,67 juta. Kelompok barang ini mempunyai peranan 12,27 persen dari total impor nonmigas Jawa Timur yang utamanya berasal dari Tiongkok sebesar USD64,48 juta.

    Jika dilihat menurut negara asal barang impor nonmigas, Tiongkok tercatat sebagai negara utama selama September 2020, dengan peranan sebesar 29,22 persen. Disusul berikutnya dari Brasil dan Amerika Serikat yang memberikan kontribusi sebesar 6,24 persen dan 5,88 persen. Nilai impor nonmigas dari Tiongkok pada September 2020 sebesar USD418,08 juta. Kemudian nilai impor nonmigas dari Brasil sebesar USD89,26 juta, dan Amerika Serikat sebesar USD84,10 juta.

    Dadang melanjutkan, Secara kumulatif selama Januari-September 2020, neraca perdagangan Jatim masih mengalami defisit sebesar USD476,75 juta. Ekspor-impor di sektor nonmigas Jatim sebenarnya surplus sebesar USD1.397,11 juta, namun selisih perdagangan ekspor-impor di sektor migas justru mengalami defisit sebesar USD1.873,85 juta. 

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id