BKPM Catat Investasi LG Energy Solution ke Indonesia Rp142 Triliun

    Eko Nordiansyah - 05 Januari 2021 14:08 WIB
    BKPM Catat Investasi LG Energy Solution ke Indonesia Rp142 Triliun
    Ilustrasi investasi asing di proyek kendaraan listrik - - Foto: Medcom
    Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan masuknya investasi senilai USD9,8 miliar atau setara Rp142 triliun dari perusahaan LG Energy Solution. Investasi ini akan digunakan untuk membangun industri sel baterai kendaraan listrik.

    LG Energy Solution akan bekerja sama dengan konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membangun industri sel baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dengan pertambangan, peleburan (smelter), pemurnian (refining), serta industri prekursor dan katoda.

    Lokasi yang dipilih untuk pengembangan industri prekursor dan katoda adalah Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Begitu pula industri sel baterainya sedang didalami kemungkinan untuk berinvestasi juga di lokasi tersebut.


    Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan kerja sama investasi ini adalah kolaborasi antara perusahaan asing, konsorsium BUMN, serta pengusaha dalam negeri untuk membangkitkan ekonomi, khususnya di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

    "Dalam kerja sama investasi ini semuanya ikut terlibat. Jadi tidak lagi bicara untuk sendiri-sendiri. Pengusaha lokal dan UMKM harus dilibatkan, karena tujuan investasi yaitu selain percepatan pertumbuhan ekonomi, juga pemerataan pertumbuhan ekonomi," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 5 Januari 2021.

    Ia menambahkan, pemilihan lokasi di KIT Batang merupakan langkah tepat bagi investor. Apalagi, menurut dia, pemerintah sudah menyiapkan lahan, sarana dan prasarana infrastrukturnya yang memadai, serta ketersediaan tenaga kerja yang diperlukan.

    Menurut catatan BKPM, lanjut Bahlil, belum ada investasi dengan nilai sebesar ini pascareformasi di Indonesia. Hal ini merupakan momentum bagi Indonesia, untuk membangun optimisme di tengah kondisi pandemi covid-19 yang masih dihadapi.

    Bupati Batang Wihaji menyatakan optimismenya bahwa investasi LG Energy Solution akan berdampak positif pada perekonomian daerah. Investasi ini dinilai akan menimbulkan multiplier effects, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

    "Kami tentunya sangat bersyukur dan pastinya investasi ini bermanfaat untuk warga Batang dan sekitarnya. Dengan datangnya investasi tersebut, insya Allah dapat menyerap tenaga kerja serta membantu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dan Indonesia tentunya," ujar Wihaji.

    Pemerintah Indonesia terus mendorong transformasi ekonomi menuju visi Indonesia Maju 2045. Salah satunya melalui hilirisasi sumber daya alam. Melalui proyek kerja sama investasi ini, Indonesia akan naik kelas dari produsen dan eksportir bahan mentah menjadi pemain penting pada rantai pasok dunia untuk industri baterai kendaraan listrik.  

    Baterai listrik merupakan komponen utama mobil listrik, yang dapat mencapai 40 persen dari total biaya mobil listrik. Dari sisi produksi baterai, biaya material merupakan komponen utama dengan 50 sampai 60 persen dari total biaya baterai. Pada 2035, Indonesia mencanangkan untuk memproduksi empat juta mobil listrik dan 10 juta motor listrik.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id