Pakar Marketing: Kampanye McD BTS Meal Ide Kreatif

    Annisa ayu artanti - 10 Juni 2021 14:44 WIB
    Pakar <i>Marketing</i>: Kampanye McD BTS <i>Meal</i> Ide Kreatif
    Produk BTS meal yang merupakan kolaborasi McDonald's dengan BTS menjadi incaran konsumen. Foto: dok. McDonalds



    Jakarta: Pakar marketing Hermawan Kartajaya menilai penjualan menu kolaborasi McDonald's Indonesia dengan BTS yakni BTS meal merupakan suatu ide marketing yang baik di tengah pandemi.

    Perusahaan cepat saji tersebut menggandeng boyband asal Korea Selatan untuk kembali mendongkrak kinerja yang tidak optimal akibat pandemi.

     



    "Itu kreatif dong campaign ini," katanya kepada Medcom.id, Kamis, 10 Juni 2021.

    Hermawan juga mengatakan, McDonald's Indonesia telah menerapkan CIEL yaitu creativity, innovation, entrepreneurship, dan leadership.

    Menurutnya, McDonald's sangat kreatif dan berani berinovasi untuk menangkap peluang bisnis dengan menggandeng BTS yang memiliki fanbase bernama ARMY.

    "Ini solusi untuk anak-anak muda, dia ngefans mau mengumpulkan souvenir, sebetulnya makanannya sama saja, tapi souvenir itu," jelasnya.

    Kemudian dari segi entrepreneurship, Hermawan menjelaskan, McDonald's Indonesia juga mau melakukannya dengan mengeluarkan sejumlah biaya untuk membayar BTS untuk campaign besar tersebut.

    Lalu dari segi leadership, lanjut Hermawan, campaign ini membuat McDonald's tetap menjadi leader dalam hal bisnis makanan cepat saji.

    "Terus dari sisi leadership itu menunjukkan McDonald's tetap leader. Jangan bersaing dengan yang lain, yang lain kan enggak punya inisiatif kayak gini. Jadi itu pelaksanaan CIEL menurut aku," tuturnya.

    Hermawan juga menambahkan, efek keberhasilan campaign ini akan terus dirasakan McDonald's di masa mendatang, terutama dari segi brand. Sebab, pelanggan akan terus mengingat momen BTS meal dan menu yang dihadirkan dalam kolaborasi itu.

    "Efeknya sampai ke belakang itu, bukan hanya ini. Ke belakang orang jadi ingat dan brand nambah kuat. Ini brand yang kreatif," imbuhnya.

    Namun sayangnya, Hermawan tak manampik adanya kerumunan saat pembelian BTS meal kemarin berpotensi membuat klaster covid-19 baru. Hal ini justru mengurangi nilai positif dari sebuah campaign.

    "Kayaknya yang kurang diperhatikan adalah klaster covid itu, hingga mengurangi nilai PR McDonald's. Karena kondisi RI tidak sama dengan AS yang sudah tidak pakai masker," pungkasnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id