Bantuan Dana ke Masyarakat Bantu Perusahaan

    Antara - 11 Agustus 2020 18:58 WIB
    Bantuan Dana ke Masyarakat Bantu Perusahaan
    Ilustrasi. Foto : Medcom.id



    Solo: Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut baik program bantuan dana dari pemerintah berupa uang tunai sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan kepada sebagian masyarakat untuk mendorong daya beli.

    "Harapannya melalui program bantuan ini, yaitu Rp600 ribu per bulan pemerintah berusaha menggerakkan ekonomi khususnya dari sisi makro. Ini untuk mendorong konsumsi masyarakat karena sebetulnya selama ini yang menopang perekonomian kita adalah sektor konsumsi," kata Kepala BEI Jawa Tengah II M Wira Adibrata di Solo, dikutip dari Antara, Selasa, 11 Agustus 2020.






    Ia mengatakan dengan daya beli masyarakat yang tetap terjaga maka produksi perusahaan juga tidak terhenti. Dengan demikian, kinerja perusahaan akan lebih baik.

    "Kalau kondisi seperti ini tentu juga akan diapresiasi secara positif oleh pasar, termasuk juga menjadi sentimen positif untuk saham. Sebaliknya, kalau tidak ada daya beli kan produksi perusahaan akan terhenti," jelasnya.

    Sementara itu, meski sempat terjadi penurunan harga saham di awal masuknya covid-19, dikatakannya, untuk saat ini kondisi lebih baik.

    "Sebetulnya ini tergantung kinerja perusahaan juga. Ada yang saat proses recovery (pemulihan) ini justru harga saham melebihi awal tahun, salah satunya perusahaan tambang emas PT Merdeka Cooper Group," katanya.

    Pihaknya mencatat untuk harga saham emiten dengan kode MDKA tersebut saat ini di level Rp1.980 per lembar. Angka ini naik signifikan jika dibandingkan awal tahun yaitu Rp1.170 per lembar.

    Ia mengatakan kenaikan harga saham tersebut tidak lepas dari terjadinya kenaikan harga komoditas emas dunia. Bahkan, untuk saat ini harga satu gram emas sudah tembus di angka lebih dari Rp1 juta per gram.

    Meski demikian, dikatakannya, ada beberapa perusahaan yang meskipun harga sahamnya sudah membaik, belum mampu menyamai awal tahun. Ia mengatakan salah satunya adalah harga saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang saat ini berada di level Rp6.950 per lembar.

    "Kalau harga saham Indofood di awal tahun masih di level Rp7.975 per lembar, sedangkan paling rendah terjadi di Maret yaitu di angka Rp5.050 per lembar," tambah.

    Selanjutnya, untuk perbankan juga mulai memperlihatkan kondisi yang lebih baik. Salah satunya untuk BRI, jika pada awal tahu harga saham di angka Rp4.410 per lembar, untuk saat ini Rp3.130 per lembar.

    "Angka ini sudah meningkat jika dibandingkan dengan Maret di mana awal munculnya covid-19. Pada saat itu harga saham BRI hanya Rp2.400 per lembar," pungkasnya.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id