comscore

Ekspor CPO Wajib Dicatat, Mendag: Jangan Khawatir, Ini Bukan Pelarangan!

Husen Miftahudin - 19 Januari 2022 11:56 WIB
Ekspor CPO Wajib Dicatat, Mendag: Jangan Khawatir, Ini Bukan Pelarangan!
Kelapa Sawit. Foto : AFP.
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan pemerintah tidak membatasi atau melarang ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada saat ini. Pemerintah hanya mewajibkan pencatatan bagi setiap ekspor CPO dan olein.

"Saya ingatkan ini bukan pelarangan atau restriksi untuk ekspor CPO maupun olein. Proses ini hanya untuk pencatatan agar dapat tercatat ketersediaan CPO di dalam negeri dan juga pencatatan kepada barang-barang olein dan turunannya keluar negeri untuk menjamin ketersediaan di dalam negeri. Tidak ada larangan untuk melakukan ekspor pada saat ini," tegas Lutfi dalam konferensi pers terkait Kebijakan Minyak Goreng secara virtual, dikutip Rabu, 19 Januari 2022.
Adapun kebijakan pencatatan ekspor CPO dan olein ini diatur lewat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 02 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Permendag Nomor 19 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor. Regulasi baru ini mulai berlaku pada 24 Januari 2022.

Permendag ini mengatur ekspor CPO, Refined, Bleached, and Deodorized Palm Olein (RBD Palm Olein), dan Used Cooking Oil (UCO) dilakukan melalui mekanisme perizinan berusaha berupa Pencatatan Ekspor (PE).

Untuk mendapatkan PE, eksportir harus memenuhi persyaratan antara lain Surat Pernyataan Mandiri bahwa eksportir telah menyalurkan CPO, RBD Palm Olein, dan UCO untuk kebutuhan dalam negeri, dilampirkan dengan kontrak penjualan, rencana ekspor dalam jangka waktu enam bulan, dan rencana distribusi ke dalam negeri dalam jangka waktu enam bulan.

Lutfi menekankan bahwa langkah ini bertujuan agar kebutuhan bahan baku minyak goreng di dalam negeri tetap tersedia, sehingga harga minyak goreng tetap dalam kondisi stabil.

"Kebijakan ini digunakan sebagai pencatatan bagi para pelaku usaha yang akan melakukan ekspor olein maupun CPO agar ketersediaan minyak goreng di dalam negeri dapat terpantau, serta untuk memastikan pasokan CPO untuk bahan baku minyak goreng sawit tersedia," pungkas Lutfi.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id