Top 5 Populer Sepekan, Harga Ivermectin Melambung Jadi Sorotan

    Nia Deviyana - 11 Juli 2021 13:20 WIB
    Top 5 Populer Sepekan, Harga Ivermectin Melambung Jadi Sorotan
    Harga Ivermectin melambung akibat kelangkaan obat. Foto: dok. AFP



    Jakarta: Berita terpopuler dalam sepekan di kanal ekonomi didominasi kabar dari dalam negeri. Harga ivermectin yang melambung menjadi sorotan.

    Masih terkait harga obat yang tinggi, Menteri Koordinator (Menko) bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengancam akan menindak tegas produsen obat apabila masih menjual obat dengan harga mahal.

     



    Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir terus mengimbau masyarakat agar mau melaksanakan vaksinasi. Erick mengatakan, 90 persen masyarakat yang meninggal akibat covid-19 adalah masyarakat yang belu divaksinasi.

    Terakhirm, ada BUMN Hutama Karya yang membutuhkan Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp68 triliun untuk membangun Tol Trans Sumatera hingga aturan PPKM Darurat di luar Jawa-bali yang segera diberlakukan.

    Medcom.id merangkum lima berita populer dalam sepekan sebagai referensi dari pembaca yang memantau isu ekonomi terkini.

    1. Harga Ivermectin Melambung, Luhut: Perusahaan Terlalu Banyak Ambil Untung!

    Menteri Koordinator (Menko) bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan turut mencermati kelangkaan obat yang menyebabkan harganya melonjak drastis. Salah satunya Ivermectin yang diklaim sebagai obat terapi untuk pasien covid-19.
     
    Menurut Luhut, perusahaan dan distributor obat terlalu banyak mengambil untung. Padahal, kata Luhut, dalam satu setengah tahun terakhir semenjak covid-19 melanda Tanah Air, perusahaan tersebut telah mengambil untung sangat besar.

    Baca selengkapnya di sini.

    2. Luhut Ancam Gudang Obat bila Kamis Lusa Masih Mahal dan Langka

    Pedagang obat diultimatum agar tidak menaikkan harga untuk penanganan pasien covid-19. Pemerintah berjanji akan mengambil langkah tegas bila pendagang obat abai dengan ultimatum tersebut.
     
    Hal tersebut disampaikan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat menggelar diskusi virtual mengenai penerapan PPKM Darurat Jawa dan Bali, Selasa, 6 Juli 2021.

    Baca selengkapnya di sini.

    3. Erick Thohir: 90% Pasien Covid-19 Meninggal karena Belum Divaksin

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus mendorong masyarakat untuk segera mengikuti program vaksinasi di manapun berada. Sebab, sebagian besar pasien meninggal rata-rata merupakan yang tidak atau belum divaksin.

    Baca selengkapnya di sini.

    4. Babak Belur Bangun Tol Trans Sumatra, Hutama Karya Butuh PMN Rp68 Triliun

    Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan PT Hutama Karya (Persero) membutuhkan penguatan anggaran melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp68 triliun hingga 2023 untuk menggarap proyek Tol Trans Sumatra.
     
    Wakil Menteri BUMN I Kartika Wirjoatmodjo mengatakan besaran tersebut hanya untuk menyelesaikan pembangunan proyek tahap I. Tiko, sapaan akrab dirinya, bilang penugasan untuk membangun proyek Tol Trans Sumatra membuat utang Hutama Karya membengkak karena tidak disuplai oleh modal yang mencukupi.

    Baca selengkapnya di sini.

    5. Aturan PPKM Darurat di Luar Jawa-Bali Berlaku Mulai 12 Juli

    Pemerintah menambah cakupan wilayah untuk penerapan PPKM darurat. Sebanyak 15 daerah di luar Jawa dan Bali mulai menjalankan aturan PPKM darurat pada 12 Juli 2021. Bagaimana rinciannya?

    Baca selengkapnya di sini.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id