Pemanasan Global Mengancam, Lakukan 3 Cara Ini untuk Kurangi Food Waste saat Pandemi

    Angga Bratadharma - 06 September 2021 10:26 WIB
    Pemanasan Global Mengancam, Lakukan 3 Cara Ini untuk Kurangi <i>Food Waste</i> saat Pandemi
    Berbagi makanan merupakan salah satu cara terbaik untuk meluaskan dampak positif sekaligus mengurangi gap konsumsi di Indonesia. FOTO: DBS



    Jakarta: Indonesia memiliki tingkat pemborosan makanan yang tinggi dengan pengeluaran sampah makanan sebanyak 121 kilogram per kepala rumah tangga per tahunnya. Sebanyak 77 kilogram berasal dari rumah tangga, 28 persen dari jasa makanan, dan 16 persen limbah retail.

    Di lain sisi, proporsi orang Indonesia yang tidak cukup makan melebihi tiga persen. Kesenjangan ini lebih memprihatinkan ketika semakin banyak masyarakat yang membutuhkan makanan di tengah kondisi pandemi saat ini. Guna mengurangi efek negatif sampah makanan pada lingkungan, masyarakat diimbau lebih memperhatikan dan mengelola sisa makanan yang dimiliki.

     



    Pasalnya, makanan-makanan yang tidak dikonsumsi akan mulai membusuk dan terdegradasi, kemudian gas metana akan dilepaskan ke lingkungan dan memicu terjadinya pemanasan global. Mengutip Bank DBS Indonesia, Senin, 6 September, berikut beberapa cara yang dapat ditempuh guna mengurangi food waste:


    1. Konsumsi makanan secukupnya


    Seringkali terjadi pembelian atau pengambilan makanan berlebih yang pada akhirnya tidak habis dikonsumsi sehingga makanan tersebut terbuang dan menimbulkan efek negatif pada lingkungan. Maka dari itu, mulailah mengkonsumsi makanan sesuai kebutuhan. Cara sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mempertimbangkan kebutuhan tubuh dan menahan keinginan untuk mengambil atau membeli makanan hanya karena lapar mata. Dengan demikian, kebiasaan dalam mengkonsumsi makanan pun akan berubah sehingga produksi sampah makanan per individu akan berkurang.


    2. Dukung wirausaha sosial yang fokus terhadap isu food waste


    Selain mengatur pola konsumsi pribadi, mendukung wirausaha sosial yang memiliki fokus terhadap isu food waste juga dapat membantu mengantisipasi penumpukan sampah makanan di Indonesia.


    3. Berbagi makanan kepada sesama


    Berbagi makanan merupakan salah satu cara terbaik untuk meluaskan dampak positif sekaligus mengurangi gap konsumsi di Indonesia. Terutama di masa pandemi ini, masyarakat semakin disadarkan untuk saling berbagi dan menebar manfaat, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain. Hal ini dapat dilakukan dengan mulai mendonasikan sejumlah makanan siap saji, bahan makanan, atau makanan siap olah kepada orang-orang yang berjasa atau yang membutuhkan.

    "Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya menjalankan bisnis, namun juga menciptakan dampak positif bagi lingkungan melalui kerja sama dengan wirausaha sosial yang hadir untuk mengatasi permasalahan sosial, termasuk food waste," ujar Head of Group Strategic Marketing & Communications, PT Bank DBS Indonesia Mona Monika.

    Adapun mengurangi sampah makanan sejak dini sangat mungkin dilakukan dengan cara-cara tersebut. Tidak ada kata terlambat untuk mencegah dan menyelamatkan bumi dari kerusakan lingkungan. Mari konsumsi makanan secukupnya, mendukung wirausaha sosial yang bergerak di bidang isu food waste, dan saling berbagi makanan kepada sesama.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id