Respons Surat Menperin, Pabrik Rokok Diharap Beli Tembakau Petani

    Antara - 28 September 2020 10:36 WIB
    Respons Surat Menperin, Pabrik Rokok Diharap Beli Tembakau Petani
    Tembakau. Foto : Medcom.id.


    Khadziq menyampaikan anjloknya harga tembakau antara lain karena omset penjualan rokok kretek menurun akibat kenaikan cukai rokok dan akibat resesi ekonomi, sehingga pabrik mengurangi penyerapan bahan baku.

    "Dengan adanya surat dari menteri tersebut, mudah-mudahan pihak pabrik rokok mengindahkannya dengan mempercepat pembelian tembakau petani agar petani tidak merugi," katanya.

    Sebelumnya berbagai langkah telah ditempuh Bupati Temanggung, namun tidak membuahkan hasil, maka pihaknya meminta pemerintah pusat turun tangan mengatasi anjloknya harga tembakau tersebut.

    Menurut dia saat ini diperlukan intervensi oleh pemerintah pusat. Adapun surat Menperin bernomor B/704/M-IND/IX/2020 perihal Penyerapan Tembakau Lokal itu ditujukan kepada Ketua Asosiasi Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri).

    Secara spesifik, dalam suratnya Menperin meminta perusahaan rokok anggota Gappri untuk tetap berkontribusi kepada perekonomian nasional selama pandemi covid-19. Penyerapan bahan baku tembakau saat ini merupakan salah satu upaya dalam melakukan pemulihan ekonomi di daerah yang menggantungkan hidupnya dari usaha pertanian dan perkebunan.

    Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Agus Parmuji mengatakan saat ini memang diperlukan peran serta pemerintah untuk menjembatani antara petani dengan pihak industri rokok.

    Tembakau menjadi harapan terakhir petani terutama di masa pandemi covid-19, setelah sebelumnya panen sayur seperti cabai, tomat, dan bawang putih harganya rendah dan tidak terserap pasar sehingga petani merugi.


    (SAW)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id