Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Pemalang Aman

    M Studio - 28 September 2020 16:25 WIB
    Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Pemalang Aman
    Memasuki musim tanam kedua tahun 2020, Kementan memastikan stok pupuk di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, aman (Foto:MI/Teresia Aan Meliana)
    Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok pupuk untuk Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, aman. Berdasarkan data dari PT Pupuk Kujang, volume pupuk untuk Pemalang bahkan tersedia di atas ketentuan.

    Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan koordinasi akan terus dilakukan agar pupuk subsidi bisa sampai ke tangan petani saat memasuki musim tanam kedua, tahun ini.

    “Pupuk adalah kebutuhan yang penting buat petani. Kementerian Pertanian juga selalu melakukan koordinasi dan memantau langsung ketersediaan pupuk subsidi. Untuk Pemalang, kita pastikan pupuk masih tersedia dan mencukupi untuk musim tanam kedua,” tutur Mentan Syahrul, dikutip siaran pers, Senin, 28 September 2020.

    Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy menambahkan, sebagai langkah antisipasi Ditjen PSP juga menyiapkan skema realokasi pupuk subsidi sesuai kebutuhan petani. 

    Caranya, dengan menarik stok pupuk Desember ke September. Realokasi pupuk akan dilakukan bertahap berdasarkan Surat Dirjen Nomor B-516.SR.320/B/08/2020 tanggal 18 Agustus 2020. 

    “Selain itu, kita juga berharap petani bisa memanfaatkan pupuk yang stoknya masih tersedia. Misalnya, stok pupuk urea tidak mencukupi. Petani bisa memanfaatkan pupuk NPK yang yang stoknya masih banyak,” kata Sarwo Edhy.

    Sementara, Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Kujang Ade Cahya Kurniawan mengatakan pihaknya telah menjaga ketersediaan stok yang cukup di lini III.

    Stok pupuk bersubsidi di lini III Kabupaten Pemalang saat ini mencapai 3.304 ton, atau jauh di atas ketentuan stok minimal sebesar 1.150 ton.

    "Stok tersebut telah kami sediakan di gudang lini III, sehingga dapat dengan cepat dan mudah didistribusikan ketika ada instruksi untuk disalurkan," kata Ade.

    Ade merinci volume stok sebanyak 3.304 ton tersebut terdiri atas 2.319 ton urea setara 591 persen dari ketentuan stok minimal, 354 ton NPK (91 persen), 263 ton SP-36 (352 persen), 245 ton ZA (152 persen), dan 123 ton organik (152 persen).

    Guna mengantisipasi kebutuhan petani Pemalang yang kekurangan atau kehabisan alokasi, Pupuk Kujang juga menyiapkan stok pupuk nonsubsidi di kios-kios resmi.

    Tercatat, stok pupuk nonsubsidi yang disiapkan Pupuk Kujang di Kabupaten Pemalang sebanyak 214 ton.

    "Stok pupuk nonsubsidi juga tersedia mulai dari lini I hingga ke kios-kios pupuk resmi di lini IV. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan petani yang alokasi pupuk bersubsidinya belum tercukupi, dan bagi petani yang tidak terdaftar dalam e-RDKK," kata Ade.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id