Bareng Asosiasi, Kemenperin Ciptakan SDM Kompeten Bidang Logistik

    Husen Miftahudin - 26 April 2021 21:29 WIB
    Bareng Asosiasi, Kemenperin Ciptakan SDM Kompeten Bidang Logistik
    Ilustrasi industri logistik. Foto: MI/Tri Handiyatno



    Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menyelenggarakan Program Pendidikan Vokasi Industri Setara Diploma 1 dari hasil kerja sama antara Politeknik APP Jakarta Kemenperin dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo. Kerja sama ini bertujuan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) kompeten Program Studi Logistik di Provinsi Kalimantan Selatan.

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Arus Gunawan mengatakan program ini merupakan terobosan dalam rangka menyiapkan SDM industri yang sesuai kebutuhan industri dengan pembelajaran model Pendidikan Vokasi Sistem Ganda atau dual system, dengan pendekatan tailor-made dengan model 3 in 1 pendidikan, sertifikasi BNSP, dan penempatan kerja melalui pembelajaran teaching factory.

     



    Menurutnya, pelaksanaan program pendidikan vokasi tersebut menunjukkan bahwa kondisi pandemi tidak menyurutkan dunia industri untuk melakukan kerja sama dengan Politeknik APP Jakarta untuk memberikan kinerja optimal khususnya dalam untuk meningkatkan kompetensi unggulan.

    "Hal ini merupakan komitmen BPSDMI dalam mendukung dan mengembangkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing pada bidang logistik," ujar Arus dalam keterangan tertulisnya, Senin, 26 April 2021.

    Direktur Politeknik APP Jakarta Amrin Rapi mengemukakan, Asperindo merupakan salah satu mitra Politeknik APP Jakarta dalam menyelenggarakan Program D1.Sebelum ini pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan PT Petrokimia Gresik dan Sanken Argadwija. "Selanjutnya, program serupa akan diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Selatan," tuturnya.

    Wakil Ketua DPP Asperindo Budi Paryanto menyampaikan, kerja sama Politeknik APP Jakarta dan Asperindo telah berjalan selama tujuh tahun. Namun pada program D1 ini merupakan pertama kali diselenggarakan di Kalimantan Selatan.

    "Kolaborasi dengan pemerintah kota dapat meningkatkan SDM dan pastinya akan ikut meningkatkan serapan tenaga kerja, serta memajukan industri dan UMKM," sebut Budi.

    Budi menambahkan, pendidikan yang akan diberikan pada puluhan peserta lulusan SMA atau SMK merupakan orientasi serapan industri dan memastikan lulusan SMA dan SMK yang telah dibekali pendidikan vokasi akan banyak yang pesan untuk menerima sebagai karyawan.

    Sementara itu, Asisten 2 Bidang Perekonomian Pemko Banjarmasin Doyo Pudjadi Menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin menyambut baik program vokasi ini. Pasalnya, program ini dapat memberikan manfaat dan penempatan kerja langsung di industri serta kota Banjarmasin dipercaya dan dipilih dalam program vokasi ini oleh Kemenperin.

    Adapun pada 2020, Kemenperin telah memfasilitasi 18 kelas program setara D1 untuk 607 peserta D1 di 10 Provinsi dan 12 Kabupaten/Kota. Khusus untuk logistik, pada tahun ini akan dilaksanakan di beberapa lokasi, seperti Baturaja, Gresik, Tangerang, Makassar, Banjarmasin, dan Bontang yang bertujuan untuk upskilling dan penyiapan tenaga kerja khususnya untuk level tiga pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan penyerapan lulusan.

    Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Iken Retnowulan menambahkan, pihaknya akan terus mendorong partisipasi BUMN dan perusahaan industri untuk menyelenggarakan program ini karena pemerintah telah memberikan fasilitas super tax deduction bagi industri.

    "Hal ini untuk mengoptimalkan penyelenggaraan pendidikan vokasi di Indonesia, mengoptimalkan keterlibatan industri dalam penyiapan SDM di Indonesia, sehingga program ini bisa lebih masif dan tidak tergantung pada APBN dalam penyelenggaraannya," tutup dia.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id