UU Cipta Kerja Penting Menghadapi Ekonomi Global

    Antara - 26 Oktober 2020 14:54 WIB
    UU Cipta Kerja Penting Menghadapi Ekonomi Global
    Ilustrasi. Foto: MI/Adam Dwi
    Jakarta: Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengatakan UU Cipta Kerja bisa menjadi solusi dalam menghadapi sulitnya perekonomian global akibat pandemi covid-19.‎ Tidak hanya bagi investor, UU ini dibuat untuk menguntungkan tenaga kerja.

    Di masa pandemi covid-19 ini, Indonesia mengalami dampak buruk dari berbagai sektor, tak terkecuali ekonomi. Ribuan orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan sempoyongan. 

    "UU ini sangat penting dalam menghadapi ekonomi global ditambah pandemi covid-19. Ini menjadi persoalan tersendiri. UU ini menjadi efek domino ke (ekonomi) kita," ujar Firman, Senin, 26 Oktober 2020.

    Firman mengatakan keberadaan UU Cipta Kerja juga akan membuka lapangan pekerjaan yang besar. Sebab, orang akan mudah melakukan investasi di Indonesia.‎

    "Ini yang menjadi dasar utama kita. UU ini menjadi kebutuhan hukum untuk lapangan kerja. Untuk bisa menarik investasi di dalam maupun di luar negeri," katanya.

    Firman mengatakan, jika tidak ada terobosan aturan, Indonesia akan kalah dengan negara-negara lainnya.‎ "Kita akan ketinggalan dari negara-negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia," katanya.‎

    Baca: Presiden: UU Cipta Kerja Jalan Reformasi Struktural Bagi UMKM

    Menurut Firman, ‎setiap tahunnya terdapat 2,9 juta angkatan kerja baru. Kemudian, terdapat 3,5 juta orang kehilangan pekerjaannya. ‎Belum lagi jumlah pengangguran yang mencapai 6,9 juta orang.‎

    "Kalau tidak ada investasi bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja. Indonesia penduduknya besar dan negara tidak mampu menyediakan lapangan kerja. Ya, rakyatnya mau kerja di mana? ‎Logika berpikirnya kita bawa ke situ," kata Firman.

    UU Cipta Kerja, lanjut dia, juga membuat perizinan semakin mudah. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak perlu berbelit-belit dalam mengurus perizinan usaha. "Ini terobosan yang pertama kali kita lakukan. Jadi, ini memang sebuah keberanian."

    ‎Firman menyebut masyarakat yang menolak UU Cipta Kerja sebenarnya tidak melihat secara utuh mengenai omnibus law ini.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id