OJK Sulampua Fokus Hindari Kebangkrutan dan PHK Massal

    Antara - 19 Mei 2020 20:00 WIB
    OJK Sulampua Fokus Hindari Kebangkrutan dan PHK Massal
    Ilustrasi phk. Foto :MI.
    Makassar: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) mengambil kebijakan untuk menopang fundamental sektor riil dan informal guna menghindari kebangkrutan dan pemutusan hubungan  kerja (PHH) massal akibat pandemi covid-19.

    Kepala OJK Reg 6 Sulampua M Nurdin Subandi mengatakan bahwa pandemi covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan namun juga berbagai sektor lain khususnya jasa keuangan.

    "Fokus kebijakan OJK untuk antisipasi dampak covid-19 yaitu meredam volatilitas dari pasar keuangan melalui berbagai kebijakan dalam menjaga kepercayaan investor dan menjaga stabilitas pasar," katanya dikutip dari Antara, Selasa, 19 Mei 2020.

    Selanjutnya memberi nafas bagi sektor riil dan informal untuk dapat bertahan di masa pandemi covid-19 melalui relaksasi restrukturisasi kredit atau pembiayaan.

    Memberikan relaksasi bagi industri jasa keuangan agar tidak perlu membentuk tambahan cadangan kerugian kredit macet akibat dampak covid-19 yang dapat menekan permodalan.

    "Termasuk resolusi pengawasan yang efektif dan cepat di antaranya melalui cease and desist order dan resolusi lainnya. Itu yang menjadi fokus kebijakan," katanya.

    Terkait kebijakan restrukturisasi untuk Bank (POJK 11/POJK.03/2020) untuk perbankan, ini berlaku bagi bank umum, Bank Pembangunan Daerah (PDP) dan Bank Perkreditan Rakyat.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id