Covid-19 Tidak Mengurangi Semangat Petani Panen Padi

    Gervin Nathaniel Purba - 26 Maret 2020 16:58 WIB
    Covid-19 Tidak Mengurangi Semangat Petani Panen Padi
    Ilustrasi petani sedang memanen padi. (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)
    Sarolangun: Merebaknya virus korona (covid-19) tidak mengurangi semangat petani di Provinsi Jambi untuk tetap turun ke sawah memanen padi yang kini sudah memasuki puncak panen raya. Salah satu lokasi yang sedang memasuki masa panen ialah Desa Ujung Tanjung dan Desa Tinting, di Kabupaten Sarolangun.

    Siti Anita, PPL desa setempat mengatakan, panen tahun ini memberikan hasil cukup baik, terutama untuk varietas padi gogo lokal dengan hasil ubinan 2,5 ton per hektare (ha), atau sama dengan rata-rata produktivitas nasional.

    "Tingkat serangan hama cukup tinggi karena dekat dengan kebun petani, serta terkendala dengan air saat tanaman memasuki masa pertumbuhan. Tapi hasilnya masih cukup baik," kata Siti, megutip keterangan tertulis, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

    Varietas padi gogo yang ditanam adalah varietas lokal, yakni pulut, segon, kabut, seni, karang bungo, silang dan kuning.  Luas pertanaman padi gogo di lokasi panen seluas 135 ha.

    Sementara itu, di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang merupakan lahan irigasi, dengan luasan lebih kurang 900 ha, juga melaksanakan panen dengan menggunakan alat power thraser dan combain harvester. Hasil ubinan sekitar 5,5 hingga 6 ton gabah kering giling (GKG) per ha.

    Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo  dalam berbagai kesempatan juga meminta agar produksi pertanian tetap berjalan, bahkan digenjot hingga berlipat-lipat. Sektor ini memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional.

    "Adanya wabah virus covid-19 ini tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Kementan akan terus optimalkan SDM pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor," katanya.

    Syahrul berharap wabah ini bisa cepat selesai dan petani semangat lagi dalam bercocok tanam. Dia juga mengajak seluruh pihak untuk tidak membuat petani panik karena covid-19.

    "Mari kita buktikan dengan optimisme bahwa Indonesia akan terus ada sebagai negara besar dan kaya. Mari dukung mereka (petani) dan jangan cemaskan mereka tentang covid-19 saat musim panen sekarang ini," kata Syahrul.




    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id