Masuk Periode Kritis, Airlangga Khawatir Terjadi Lonjakan Ekstrim Kasus Covid-19

    Eko Nordiansyah - 18 September 2020 21:23 WIB
    Masuk Periode Kritis, Airlangga Khawatir Terjadi Lonjakan Ekstrim Kasus Covid-19
    Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto:dok MI
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto khawatir lonjakan ekstrim kasus covid-19 akan terjadi dalam waktu tiga bulan ke depan. Pasalnya, Indonesia sudah memasuki periode kritis dalam menghadapi pandemi covid-19.

    "Critical time-nya adalah tiga bulan (sampai Desember 2020). Kita harus menjaga, jangan sampai ada lonjakan ekstrim dan kondisi tidak normal, sebelum vaksinasi mulai dilakukan," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 18 September 2020.

    Karena itu, pemerintah mempercepat pengadaan vaksinasi nasional dengan menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi yang akan mengatur secara lengkap proses pengadaan, pembelian dan distribusi vaksin, serta pelaksanaan vaksinasi/ pemberian imunisasi.

    Selanjutnya, melakukan pengaturan protokol pelaksanaan vaksinasi, yang dikoordinasikan di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Saat ini, Kemenkes tengah menyiapkan Roadmap Rencana Nasional Pelaksanaan Pemberian Imunisasi Covid-19.


    "Roadmap ini akan mengatur secara lengkap pelaksanaan vaksinasi, termasuk menyiapkan timeline dan tahapan pemberian imunisasi. Rencananya roadmap akan diselesaikan dan dilaporkan pada Rapat Pleno minggu depan," ungkap dia.

    Kemudian akan disusun pula Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) sebagai turunan dari Perpres Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi, yang mengatur mengenai penetapan jumlah dan jenis vaksin, pengadaan vaksin, pembelian vaksin, penetapan kriteria dan prioritas penerima dan prioritas wilayah, petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi, dan sebagainya.

    Di sisi lain, pemerintah telah melakukan penandatanganan MoU antara Menkes dengan UNICEF yang disaksikan Menteri BUMN dan Menteri Luar Negeri tentang pengadaan vaksin dengan skema multilateral. Untuk uji klinis di Bandung akan diinfokan hasilnya pada pertengahan Oktober 2020.  


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id