comscore

UMKM Fesyen Asal Jakarta Tembus Pasar Panama

Eko Nordiansyah - 18 Mei 2022 17:41 WIB
UMKM Fesyen Asal Jakarta Tembus Pasar Panama
Pelepasan ekspor yang dilakukan UD Lavici ke Panama, disaksikan perwakilan LPEI. Foto Istimewa.
Jakarta: Situasi pandemi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku usaha khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) Indonesia. Kepiawaian dalam melihat peluang usaha, membawa produk fashion milik Viralea Hadiana di bawah naungan UD Lavici menembus pasar Panama.

Panama menjadi negara tujuan ekspor baru bagi UD Lavici yang berhasil mengekspor produk pakaian jadi (premium clothing) kategori anak-anak senilai USD10.350 atau setara 700 ribu kilogram (kg). Pelepasan ekspor dilakukan dari Jakarta pada 4 Maret 2022 dengan disaksikan perwakilan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Viralea mengatakan, untuk mencapai kesuksesan, jalan yang harus dilalui bukan hal yang mudah. Butuh perjuangan dan konsistensi untuk mendapatkan hasil yang ia inginkan. Salah satu upaya yang dilaluinya adalah mengikuti pelatihan UMKM berorientasi ekspor dari LPEI.

"Keberhasilan ini tidak lepas dari pelatihan yang saya ikuti di 2019 melalui Coaching Program for New Exporters (CPNE) yang diadakan oleh LPEI. Selama satu tahun saya diberikan berbagai program pelatihan dan pendampingan ekspor dari para mentor yang telah berpengalaman," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 18 Mei 2022.

Tidak hanya sekadar mendapatkan pelatihan, ia pun pernah difasilitasi business matching dengan Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei yang dilakukan secara daring beberapa waktu lalu. Menurutnya, CPNE merupakan program komprehensif yang memberikan pendidikan ekspor terlengkap bagi para pelaku usaha.

"Saya merasa beruntung dan berterima kasih bisa bergabung menjadi peserta CPNE. Karena tidak hanya sekadar belajar secara teori dan diberikan pelatihan, namun saya dibantu langsung bahkan waktu itu diajak mengunjungi Pelabuhan Tanjung Priok dan mendapatkan pelatihan simulasi ekspor," ungkapnya.

Di sisi lain, keberhasilan Viralea sebagai pelaku UMKM perempuan juga menunjukkan perempuan memegang peranan penting dalam menggerakkan roda ekonomi nasional. Pernyataan ini pun didukung data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) yang menunjukkan mayoritas pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.

Data menunjukan di tingkat usaha mikro, 52 persen dari 63,9 juta pelaku usaha mikro di Indonesia adalah perempuan. Sedangkan tingkat usaha kecil, terdapat 56 persen dari 193 ribu usaha kecil pemiliknya perempuan dan untuk usaha menengah, 34 persen dari 44,7 ribu pelaku usahanya adalah perempuan.

"LPEI/Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI melalui program-programnya selalu mendukung kaum perempuan dengan memperhatikan kesetaraan gender melalui kegiatan usaha yang melibatkan pemberdayaan masyarakat dan juga peningkatan ekonomi nasional," ujar Corporate Secretary Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Chesna F Anwar.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id