comscore

Pemerintah Kebut Pembenahan Infrastruktur Pendukung Sirkuit Mandalika

Antara - 23 Januari 2022 20:00 WIB
Pemerintah Kebut Pembenahan Infrastruktur Pendukung Sirkuit Mandalika
Ilustrasi Sirkuit Mandalika, NTB - - Foto: AFP/ Bay Ismoyo
Mataram: Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat HL Gita Ariadi mengatakan pembenahan infrastruktur pendukung di dalam dan luar Sirkuit Mandalika terus dikebut menjelang perhelatan MotoGP pada 18-20 Maret 2022.

"Kita terus berpacu dengan waktu membenahi semuanya apalagi dengan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Kita yakin tuntas sebelum MotoGP," ujarnya menjawab keraguan sejumlah kalangan terkait pengerjaan infrastruktur pendukung Sirkuit Mandalika di Mataram, Minggu, 23 Januari 2022.
Menurut Sekda, salah satu yang menjadi perhatian terkait infrastruktur yakni pengerjaan Jalan Kuta di Kabupaten Lombok Tengah hingga Keruak di Kabupaten Lombok Timur sepanjang 5,3 kilometer (km).

"Untuk ruas jalan ini Kementerian PUPR sudah memberikan jaminan semuanya selesai tetapi waktu dan siap digunakan," terang dia.


Sementara itu, Kepala Dinas PUPR NTB Ridwan Syah mengatakan Presiden Joko Widodo juga sudah melihat langsung progres penataan koridor ruas jalan Kuta-Keruak sepanjang 5,3 km. Terlebih lagi sepanjang ruas jalan itu terdapat ratusan rumah warga yang juga akan nantinya ditata sehingga terlihat rapi, tidak terlihat kumuh.

"Makanya selain jalan, rumah warga juga ditata, termasuk saluran dan dibuatkan taman-taman. Semua biaya proyek-proyek itu akan dibiayai oleh Kementerian PUPR," terangnya.

Selain jalan Kuta-Keruak, juga dilakukan penataan jalan dari Bundaran Sunggung menuju Kuta atau persis depan Sirkuit Mandalika dengan panjang 1,4 km dengan anggaran mencapai sebesar Rp140 miliar.

"Itu anggarannya Rp140 miliar ditambah dengan penataan landscape sepanjang 1,4 km. Totalnya itu sama penataan rumah itu sekitar Rp200 miliar," kata Ridwan Syah.

Ia menyatakan, sudah keluar Perpres Nomor 16/2021 untuk percepatan proyek di Mandalika. Di sana akan ada penunjukan langsung atau dengan kata lain tidak ada lelang proyek meskipun nilainya sangat besar, karena sifatnya yang khusus. Perpres itu sebagai dasar bagi Kementerian PUPR untuk mengerjakan proyek tersebut.

"Pengerjaan proyek itu sudah dimulai. Kemarin saya ke sana dan sudah mulai. Kenapa diprioritaskan 1,4 km dulu, ya tentu biar bagus, karena tidak boleh ada kemacetan, tidak boleh kumuh, dan tidak boleh ada genangan," katanya.


Adapun kewajiban Pemprov NTB dalam hal ini yaitu pembebasan lahan milik masyarakat sekitar 30 are di jalur Kuta-Keruak melalui APBD Provinsi 2022 dengan anggaran sekitar Rp7,5 miliar sampai Rp8 miliar.

"Pelebaran jalan di Kuta-Kruak dilakukan secara bertahap dengan menambah empat lajur dilengkapi median jalan beserta penataannya. Ditargetkan pada Maret 2022 sudah selesai, setidaknya di sepanjang 1,4 km yang menjadi prioritas itu," katanya.

Sedangkan Kementerian Perhubungan bertanggung jawab terhadap fasilitas keselamatan jalan, seperti lampu, rambu, marka dan lainnya dengan ruas jalan 5,3 km di Kuta-Keruak. Sedangkan di luar, ada lima ruas jalan tersebut terus diupayakan untuk bersinergi bersama Kementerian.

Selain itu, untuk jalan bypass termasuk tiga bundaran tersebut, bundaran Nurul Bilad, Bizam dan Sunggung sudah mulai dikerjakan, termasuk rumah-rumah dengan anggaran totalnya sekitar Rp89 miliar.

"Karena, tamu-tamu kita tidak hanya menginap di Mandalika, namun ada yang di Senggigi, sehingga kita minta penerangan dan lampu jalan," pungkas dia.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id